| dc.description.abstract | Pemilihan key region parameter udara atas merupakan salah satu langkah awal untuk meningkatkan kualitas prakiraan curah hujan. Key region dapat digunakan untuk menentukan wilayah yang memiliki pengaruh paling besar terhadap prediktan curah hujan. Penelitian ini mengambil wilayah Jawa Timur bagian selatan sebagai objek amatan. Wilayah Jawa Timur memiliki karakter curah hujan monsunal dengan puncak musim hujan pada bulan Maret dan puncak musim kemarau pada bulan Agustus. Parameter yang digunakan sebagai prediktor yaitu ketinggian geopotensial, kelembaban relatif, suhu udara, angin zonal dan vertikal dari data Global Forcast System (GFS) pada ketinggian 200 mb. Kelima prediktor tersebut dikorelasi dengan data curah hujan 2006-2015. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketinggian geopotensial memiliki korelasi tertinggi terhadap curah hujan Jawa Timur. Secara umum, hubungan antara prediktor dan curah hujan tertinggi pada bulan Juni, dengan nilai koefisien korelasi 0,6. Korelasi bulanan dan musiman memiliki pola yang hampir sama. Key region untuk prakiraan curah hujan sebagian besar terjadi di atas wilayah perairan. | id |