Show simple item record

dc.contributor.advisorPerwitasari, Dyah
dc.contributor.advisorEngelhardt, Antje
dc.contributor.authorRismayanti
dc.date.accessioned2020-06-02T02:53:31Z
dc.date.available2020-06-02T02:53:31Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102980
dc.description.abstractHewan sosial akan berkompetisi untuk mendapatkan suatu sumber daya yang diperlukan dalam suatu kelompok atau mendapatkan akses sumberdaya (tempat berlindung, sumber makanan). Terdapat dua jenis kompetisi pada grup yaitu kompetisi di dalam grup dan kompetisi antar grup. Salah satu sumber daya yang diperebutkan antar kelompok adalah wilayah tidur. Wilayah ini memiliki fungsi sebagai tempat berlindung bagi suatu grup. Selain itu, wilayah ini juga memiliki fungsi lain yaitu mempertahankan sumber daya di wilayah jelajahnya, pertahanan kelompok dan meningkatkan efisiensi dalam mencari makanan. Penelitian ini bertujuan mengamati preferensi wilayah tidur dan fungsi dari wilayah tidur di wilayah jelajah dan pertahanan grup pada monyet Sulawesi (Macaca nigra). Monyet Sulawesi merupakan salah satu spesies endemik Sulawesi Utara dan spesies tersebut memiliki perilaku kompetisi yang tinggi antara kelompok ataupun dalam suatu kelompok. Pengambilan data dilakukan setiap 5 hari dalam seminggu pada bulan Oktober 2015 sampai Juni 2016. Penelitian ini mengamati tiga grup yang telah terhabituasi yaitu grup pantai batu 1 (PB1), grup rambo 1 (R1) dan grup rambo 2 (R2). Terdapat tiga tahap pengambilan data yaitu pertama pengambilan data wilayah jelajah setiap grup dengan cara mengikuti daily travelling dari wilayah tidur pada pagi hari sampai dengan wilayah tidur pada sore hari. Kedua, pengambilan data wilayah tidur dengan cara menandai wilayah tidur dengan alat global positioning system (GPS) dan menandai pohon tidur dengan menggunakan GPS dan pita. Setiap tanda diberikan suatu kode seperti nama grup/tanggal/bulan/ tahun/kode pohon. Ketiga, pengambilan data perilaku pertemuan antara grup dengan cara Ad-libitum. Analisis data yang digunakan penelitian ini yaitu pertama menghitung jumlah wilayah tidur dan frekuensi penggunaan wilayah tidur. Kemudian analisis Kolomogrov-Smirnov, Spearman’s correlation dan Chi-square untuk mengetahui adanya kompetisi antar grup di wilayah tidur. Kedua, aplikasi ArcGIS digunakan untuk mengatahui wilayah jelajah (polygon), wilayah inti, resiko pertemuan antar grup. Wilayah inti dan wilayah resiko pertemuan antar grup dianalisis dengan menggunakan kernel density estimate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wilayah tidur merupakan sumber daya yang terbatas dan digunakan secara berulang serta dimonopoli oleh sebuah grup. Hal tersebut menimbulkan sebuah kompetisi berupa perilaku aggressive antar grup ketika adanya pertemuan antar grup pada waktu tidur (sleeping time).Wilayah tidur digunakan untuk mempertahankan wilayah inti di wilayah jelajahnya. Setiap grup memiliki preferensi penggunaan wilayah tidur di wilayah inti daripada di wilayah non inti. Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wilayah tidur tidak digunakan untuk mempertahankan grup dari adanya pertemuan antara grup.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnimal Biosciencesid
dc.subject.ddcIntergroup Competitionid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleKompetisi Pertemuan Antar Grup untuk Wilayah Tidur dan Fungsi Wilayah Tidur di Wilayah Jelajah dan Pertahanan Grup pada Monyet Hitam Sulawesi (Macaca nigra).id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordkompetisi antargrupid
dc.subject.keywordpertemuan antar-grupid
dc.subject.keywordsumber dayaid
dc.subject.keywordsosialitasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record