Penggunaan Baja Ringan Kanal C sebagai Perkuatan Kayu.
Abstract
Meranti merah (Shorea spp.) merupakan salah satu jenis kayu yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan, baik yang bersifat struktural maupun non struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan baja ringan kanal C sebagai perkuatan balok kayu dengan penambahan perlakuan berupa lubang. Sampel yang digunakan berupa balok berukuran 7.3 cm x 8 cm x 100 cm sebanyak dua belas buah yang diberikan perlakuan lubang yaitu tanpa lubang, satu lubang, dua lubang, dan tiga lubang. Balok tersebut diperkuat baja ringan kanal C dengan ketebalan 0.65 mm dan 0.75 mm. Pengujian sifat fisis dan mekanis meliputi kadar air, kerapatan, berat jenis, kuat lentur, kekakuan, dan daktilitas kayu yang mengacu pada standar ASTM D 2395-14 dan ASTM D 143-94. Hasil pengujian menunjukkan penggunaan baja ringan sebagai perkuatan pada kayu dengan perlakuan lubang meningkatkan nilai kuat lentur dan daktilitas, sementara menurunkan nilai kekakuan dari kayu. Nilai kuat lentur dan daktilitas tertinggi terdapat pada kayu tanpa baja ringan dan kayu dengan baja ringan ketebalan 0.75 mm dengan perlakuan satu lubang yaitu sebesar 550.009 kg/cm2 dan 4.95. Nilai kekakuan tertinggi terdapat pada kayu dua lubang tanpa baja yaitu sebesar 109.097 kg/cm.
Collections
- UT - Forestry Products [2465]
