Show simple item record

dc.contributor.advisorIndriyati, Lilik Tri
dc.contributor.advisorPurwakusuma, Wahyu
dc.contributor.authorYoserizal, Rahma Yolanda
dc.date.accessioned2020-03-03T08:54:14Z
dc.date.available2020-03-03T08:54:14Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102591
dc.description.abstractHidroponik merupakan teknik budidaya tanaman yang menggunakan larutan nutrisi sebagai sumber utama pasokan hara bagi tanaman. Budidaya tanaman secara hidroponik dipilih karena dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan lahan dan penggunaan pupuk. Penggunaan media tanam yang tepat sangat diperlukan dalam budidaya tanaman tomat hidroponik. Penelitian ini bertujuan mengamati pengaruh beberapa jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tomat dengan sistem hidroponik. Percobaan dilakukan dengan sistem Dutch Bucket menggunakan irigasi tetes di dalam rumah kaca. Metode penelitian percobaan pot menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tujuh perlakuan yang terdiri dari bahan tanah Regosol dan isolat bakteri endofit (E), zeolit (Z), pupuk kandang sapi (PS), pupuk kandang ayam yang bercampur dengan sekam padi (PA), pasir (P), arang sekam (AS), bahan tanah Regosol (R). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali sehingga diperoleh 28 satuan percobaan. Variabel pertumbuhan tanaman yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang tanaman, bobot tomat per tanaman, bobot kering akar dan bagian atas tanaman tomat (tajuk). Analisis sifat kimia media tanam setelah panen dilakukan dengan mengukur kandungan N-total, P-total, Kdd, pH, dan daya hantar listrik (DHL). Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan jenis media tanam berpengaruh nyata terhadap kandungan N-total, Ptotal, K-dd, pH, DHL dari media tanam pada akhir percobaan (setelah panen). Perlakuan media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap produksi buah dan bobot kering akar, tetapi berpengaruh nyata terhadap bobot kering bagian atas tanaman tomat (tajuk). Media tanam Z cenderung meningkatkan pertumbuhan dan produksi tomat dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Perlakuan AS memiliki tingkat kemanisan buah tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Tanaman pada media Z dan AS memiliki kerentanan terhadap penyakit tertinggi. Secara umum, pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada media tanam bukan tanah (Z, PA, PS, AS) lebih baik dibandingkan media tanam tanah (R dan E).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSoil scienceid
dc.subject.ddcGrowing mediaid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum Mill.) pada Beberapa Jenis Media Tanam Secara Hidroponik.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordHidroponik Dutch Bucketid
dc.subject.keywordmedia tanamid
dc.subject.keywordtomatid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record