Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiaman, Ahmad
dc.contributor.advisorHaneda, Noor Farikhah
dc.contributor.authorLumbantobing, Sarah Nova Irene
dc.date.accessioned2020-02-24T03:29:38Z
dc.date.available2020-02-24T03:29:38Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102346
dc.description.abstractPenjarangan hutan merupakan tindakan pemeliharaan hutan yang bertujuan untuk menyediakan ruang tumbuh yang lebih baik agar terjadi peningkatan pertumbuhan pohon dan kualitasnya. Penjarangan hutan merupakan salah satu bentuk gangguan hutan yang berdampak terhadap lingkungan hutan, termasuk terhadap serangga. Penelitian ini bertujuan mengukur dampak penjarangan hutan tanaman pulai terhadap kelimpahan serangga terbang diurnal. Model linear sederhana digunakan untuk membandingkan kelimpahan serangga sebelum dan sesudah penjarangan hutan. Uji Friedman digunakan untuk membandingkan komposisi spesies sebelum dan sesudah penjarangan. Uji korelasi Pearson digunakan untuk menguji korelasi antara kelimpahan dan faktor lingkungan. Penjarangan hutan menyebabkan penurunan kelimpahan relatif dan komposisi serangga terbang diurnal. Penjarangan hutan menurunkan nilai indeks keanekaragaman, kekayaan dan kemerataan serangga terbang diurnal. Kelimpahan serangga terbang diurnal memiliki korelasi yang nyata dengan persen tutupan tajuk sementara komposisi dengan intensitas penjarangan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest Managementid
dc.titleDampak Penjarangan Hutan Tanaman Pulai (Alstonia scholaris) terhadap Kelimpahan Serangga Terbang Diurnal di BKPH Gunung Kencana KPH Bantenid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpenjaranganid
dc.subject.keywordkeanekaragaman hayatiid
dc.subject.keywordsilvikulturid
dc.subject.keywordserangga terbang diurnalid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record