Show simple item record

dc.contributor.advisorSuwarna, Ujang
dc.contributor.authorDamanik, Devi Mona
dc.date.accessioned2020-02-24T03:00:20Z
dc.date.available2020-02-24T03:00:20Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102338
dc.description.abstractMinyak kayu putih merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang diperoleh dari hasil penyulingan daun kayu putih yang banyak digunakan sebagai obat-obatan, insektisida, dan wangi-wangian dan memiliki peluang untuk berperan dalam perdagangan internasional. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh jarak tanam dan arah larikan terbaik guna meningkatkan produksi daun kayu putih sebagai usaha meningkatkan produksi dan kualitas minyak kayu putih. Pengaturan jarak tanam dan arah larikan dapat mempengaruhi pertumbuhan antar individu pohon dalam sebuah tegakan. Pengambilan contoh dilakukan pada tegakan kayu putih pada kelas umur 12 tahun dan umur tunas 5 bulan secara sengaja (purposive sample) dengan perlakuan (a) jarak tanam 3 m x 1 m; (b) jarak tanam 3 m x 1 m x 1 m; dan (c) jarak tanam 4 m x 1 m. Perlakuan arah larikan berupa arah larikan timur-barat dan arah larikan utara-selatan, dengan masing-masing perlakuan terdiri dari 30 pohon. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson, parameter lebar tajuk dan tinggi tajuk merupakan parameter yang berpengaruh terhadap produksi daun kayu putih. Kerapatan tegakan yang tinggi pada jarak tanam 3 m x 1 m x 1 m memberikan hasil berat daun per ha tertinggi yaitu sebesar 21 610.80 kg/ha pada arah larikan timurbarat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest managementid
dc.subject.ddcTree spacingid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcYogyakartaid
dc.titleProduksi Daun Kayu Putih pada Berbagai Jarak Tanam dan Arah Larikanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordarah larikanid
dc.subject.keywordjarak tanamid
dc.subject.keywordkayu putihid
dc.subject.keywordproduksi daunid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record