Kinetika Inhibisi Ekstrak Etanol Seledri (Apium graveolens L.) dan fraksinya terhadap Enzim Xantin Oksidase serta Penentuan Senyawa Aktifnya
| dc.contributor.author | Nadinah | |
| dc.date.accessioned | 2010-05-03T02:56:09Z | |
| dc.date.available | 2010-05-03T02:56:09Z | |
| dc.date.issued | 2008 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/10213 | |
| dc.description.abstract | Tumbuhan berbunga yang berpotensi sebagai tumbuhan obat di Indonesia ada sekitar 30000 spesies tumbuhan (Dirjen Bina Produksi Hortikultura 2002), diantara tumbuhan yang diakui khasiatnya adalah seledri (Apium graveolens L.). Seledri (Apium graveolens L.) merupakan salah satu tumbuhan obat tradisional yang diketahui memiliki potensi sebagai obat asam urat. Telah dilaporkan bahwa flavonoid asal seledri mampu menghambat enzim xantin oksidase (enzim yang dapat mnyebabkan terjadinya asam urat) hingga 85,44 % (Rambhani 2004). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme kinetika inhibisi yang terbentuk dari ekstrak kasar etanol dan untuk mengetahui mekanisme kinetika inhibisi hasil fraksinasinya serta penentuan senyawa aktif yang berperan dalam menghambat enzim xantin oksidase. Sementara manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi tentang mekanisme inhibisi ekstrak dan hasil fraksi seledri sebagai inhibitor enzim xantin oksidase serta mengetahui senyawa aktif yang berperan sebagai inhibitor enzim xantin oksidase. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Kinetika Inhibisi Ekstrak Etanol Seledri (Apium graveolens L.) dan fraksinya terhadap Enzim Xantin Oksidase serta Penentuan Senyawa Aktifnya | id |








