Show simple item record

dc.contributor.advisorDarusman, Dudung
dc.contributor.authorNovijanti, Siti Fauziah
dc.date.accessioned2020-01-24T02:58:32Z
dc.date.available2020-01-24T02:58:32Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101278
dc.description.abstractKetersediaan tenaga operator terampil secara kuantitatif akan menentukan produktivitas fisik/volume, dan secara kualitatif akan menentukan kesesuaian dengan kualitas output yang diinginkan.Masalah ketersediaan tenaga operator terampil diharapkan dapat diatasi dengan bantuan alat feeder mekanis.Dari penelitian ini industri penggergajian kayu di Kabupaten Bogor secara umum belum pernah mengetahui dan menggunakan alat tersebut. Pengelolaan industri umumnya masih sederhana, di mana dari sebanyak 30 sampel, hanya 2 unit (6.7 %) industri penggergajian kayu memiliki sistem pembagian kerja, dan hanya 3 (10%) unit yang memakai sistem K3. Kapasitas volume penggergajian kayu beragam dan berkisar antara 20 m3hingga 192 m3. Sebanyak 73.3 % industri penggergajian kayu termasuk kapasitas produksi kecil dan sedang, sertaumur berkisar antara 5 bulan sampai 29 tahun dengan rata-rata 8.7 tahun. Jenis kayu yang diolah dan kualitas kayu yang dihasilkan juga bervariasi, ada kayu berkualitas tinggi, sedang, dan rendah, yang akan digunakan sebagai bahan bangunan, pallet, dan meubeler. Penjualan hasil kayu gergajian masih disekitar Jabodetabek, sehingga kesadaran pentingnya kualitas masih rendah (93.3%).Mereka (53.3 %) juga menilai adanya kesulitan menyediakan tenaga terampil, dan mereka (53.3 %) menganggap alat feeder mekanis DD-1 merupakan solusi untuk mendapatkan hasil gergajian yang lurus dan berkualitas baik. Walaupun sebanyak 25 unit (83.3%) industri penggergajian kayu menganggap kualitas berpengaruh terhadap harga, tapi kenyataannya kualitas tidak berpengaruh terhadap harga karena adanya sistem pemasaran oleh paguyuban.Penggunaan alat feeder mekanis diminati dan diharapkan dapat meminimalisasi angka kecelakaan kerja.Sebanyak 21 unit (70 %) yang memperkirakan harga alat feeder mekanis yang terjangkauuntuk investasi berkisar pada harga Rp 2.000.000- Rp 6.000.000.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest managementid
dc.subject.ddcMechanical feederid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleKetersediaan Tenaga Operator dan Peluang Penggunaan Feeder Mekanis pada Penggergajian Kayu Mesin Di Kabupaten Bogor.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordFeeder Mekanis DD-1id
dc.subject.keywordIndustri penggerajianid
dc.subject.keywordKabupaten Bogorid
dc.subject.keywordTenaga operatorid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record