| dc.description.abstract | Masyarakat saat ini cenderung menjadikan konsumsi minuman ringan tinggi
fruktosa sebagai gaya hidup yang dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.
Ekstrak daun Muntingia calabura mengandung flavonoid, tanin kental, dan
saponin yang dapat memelihara kesehatan ginjal. Tujuan penelitian ini ialah
mengkaji secara histopatologis efek pemberian ekstrak daun M. calabura terhadap
ginjal pada mencit yang diberi minuman ringan tinggi fruktosa. Pemberian air
ekstrak daun M. calabura dan minuman ringan tinggi fruktosa pada mencit
dilakukan selama 4 minggu. Dosis ekstrak daun M. calabura yang diujikan yaitu
1000 mg/kgBB, 1500 mg/kgBB, dan 2000 mg/kgBB. Perlakuan kontrol yang
digunakan ialah perlakuan normal dan kontrol negatif (yang hanya diberi
minuman ringan tinggi fruktosa). Hasil dari kajian histopatologi ginjal mencit
menunjukkan bahwa pemberian minuman ringan tinggi fruktosa dapat
menyebabkan kongesti pembuluh darah, atrofi glomerulus, degenerasi hidropis
tubulus, dan nekrosa tubulus. Kelompok perlakuan yang diberi ekstrak daun
M. calabura dosis 1500 mg/kgBB memiliki persentase kongesti pembuluh darah,
atrofi glomerulus, degenerasi hidropis tubulus, dan nekrosa tubulus lebih rendah
dari kelompok perlakuan kontrol negatif. Pemberian ekstrak daun Muntingia
calabura memiliki efek dalam menurunkan persentase kongesti pembuluh darah,
atrofi glomerulus, degenerasi hidropis tubulus, dan nekrosa tubulus pada ginjal
mencit akibat konsumsi minuman ringan tinggi fruktosa. | id |