Show simple item record

dc.contributor.advisorWahjunie, Enni Dwi
dc.contributor.advisorMurtilaksono, Kukuh
dc.contributor.authorKurniawan, Hilman
dc.date.accessioned2019-12-20T05:46:53Z
dc.date.available2019-12-20T05:46:53Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100255
dc.description.abstractAir sangat penting untuk setiap sektor kehidupan, baik untuk manusia, hewan, dan tanaman. Air berperan sangat vital bagi tanaman karena dibutuhkan dalam menunjang berbagai proses fisiologis di dalam sel dan jaringan tumbuhan. Kekurangan air bagi tanaman akan mengakibatkan terganggunya pertumbuhan tanaman. Salah satu penyebab kekurangan air bagi tanaman adalah terjadinya fenomena kekeringan. Kekeringan merupakan salah satu permasalahan hidrologi. Semakin cepat siklus hidrologi maka neraca airnya semakin dinamis. Analisis neraca air sangat membantu dalam menyusun perencanaan di suatu lahan tertentu termasuk dalam produksi kelapa sawit. Penelitian dengan tujuan untuk menetapkan neraca air pada lahan kelapa sawit dilakukan pada berbagai jenis tanah yaitu Inseptisol, Ultisol, dan Spodosol dengan pengaruh iklim yang berbeda. Neraca air dianalisis dengan menggunakan metode Thornthwaite-Mather. Hasil penetapan neraca air menunjukkan bahwa adanya perbedaan defisit pada lahan kelapa sawit akibat perbedaan jenis tanah dan iklim. Perbedaan yang nyata terjadi akibat adanya perbedaan ruang pori drainase antar jenis tanah dan curah hujan antar area. Tanah Spodosol menunjukkan defisit air paling tinggi dibandingkan Inseptisol maupun Ultisol. Hubungan curah hujan terhadap defisit air yang terjadi menunjukkan korelasi yang negatif, yang berarti dengan semakin tingginya curah hujan mengakibatkan defisit semakin rendah. Defisit maksimum di ketiga wilayah terjadi pada saat el niño di tahun 2014 dan 2015. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa ruang pori drainase dan curah hujan berpengaruh sangat nyata terhadap defisit pada taraf kepercayaan 99% dengan model: Defisit = 465,24 - 0,23CH + 6,60RPD; R = 0,83.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSoil scienceid
dc.subject.ddcWater balanceid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcKota Waringin-Kalimantan Tengahid
dc.titleNeraca Air pada Lahan Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT Bumitama Gunajaya Agro, Kalimantan).id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keyworddefisitid
dc.subject.keywordneraca airid
dc.subject.keywordsifat fisik tanahid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record