Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwanto, Budi
dc.contributor.advisorErmawati, Wita Juwita
dc.contributor.authorAmanah, Nanda Karunia
dc.date.accessioned2019-11-22T02:15:22Z
dc.date.available2019-11-22T02:15:22Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100098
dc.description.abstractInstrumen keuangan syariah belakangan ini mendapatkan perhatian khusus karena potensi lindung yang dihasilkan oleh moral bounded syariah. Tata aturan syariah Islam merupakan landasan muslim dan/atau muslimah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Meningkatnya nilai aset penduduk muslim di Indonesia merupakan peluang bagi perkembangan permintaan instrumen keuangan Islam di Indonesia. Optimisme mengenai perkembangan, perubahan sosial, dan keuangan Islam kontemporer di Indonesia tidak membenarkan bahwa doktrin “kemusliman” merupakan satu-satunya indikator dalam pemilihan instrumen keuangan syariah. Dalam praktiknya sangat sulit memisahkan instrumen syariah dari pasar konvensinal, kondisi keduanya yang ditransaksikan pada satu papan yaitu BEI secara otomatis menimbulkan linkage effect tersendiri. Penelitian ini dimaksudkan untuk memeriksa dan mengkaji pola yang ditimbulkan oleh bounded moral berdasarkan paradigma syariah sebagai upaya dalam melakukan optimasi portofolio yang sesuai dengan kebutuhan investor. Data penelitian yang digunakan merupakan data sekunder closed price seluruh emiten yang terdaftar di BEI. Data dievaluasi dari Annual Financial Report sebanyak 650 emiten yang terdaftar di BEI pada quartal terakhir tahun 2018. Sejumlah 402 emiten dari 650 emiten terdaftar di BEI memiliki label Syariah berdasarkan Surat Pengumuman PT Bursa Efek Indonesia No.: Peng- 00006/BEI.OPP/01-2019 tanggal 7 Januari 2019. Total dataset yang digunakan sejumlah 261 data return dari 402 emiten yang kemudian dipilah berdasarkan kepatuhan terhadap moral bounded sharia. Kriteria mengenai kepatuhan dievaluasi berdasarkan fatwa DSN MUI Nomor: 40/DSN-MUI/X/2003 yang juga terkandung dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35 /POJK.04/2017 tentang Kriteria Dan Penerbitan Daftar Efek Syariah. Hasilnya moral bounded terhadap prinsip syariah berdasarkan POJK No.35 /POJK.04/2017 mengenai penerbitan Daftar Efek Syariah memberikan penyegaran konsep bahwa tidak semua saham berlabel syariah benar comply 100% terhadap prinsip moral syariah. Moral bounded syariah juga memberikan kenaikan excess return baik diukur pada saham individu maupun dalam bentuk portofolio preferensi (ward’s linkage). Benar bahwa semakin comply suatu saham terhadap moral bounded syariah akan semakin tinggi excess return, namun tidak benar bahwa compliance akan menurunkan tingkat risiko bersamaan dengan kenaikan return. Berdasarkan kedua gejala tersebut maka bounded terhadap moral syariah akan menurunkan level line return dan risk, hubungan risk dan return pada teori sebelumnya tidak dapat dipatahkan oleh compliance of moral bounded syariah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManagement scienceid
dc.subject.ddcFinanceid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcIndonesiaid
dc.titleIndex of Moral Bounded: Manajemen Portofolio dengan Paradigma Kepatuhan Syariah (Study of Indonesia Market).id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordMoral Bounded Shariid
dc.subject.keywordSharia Complianceid
dc.subject.keywordSaham Syariahid
dc.subject.keywordModel Indeks Tunggalid
dc.subject.keywordAnalisis Gerombol Ward’s Linkageid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record