Browsing by Subject "EAFM"
Now showing items 1-19 of 19
-
Evaluasi dan strategi pengelolaan perikanan di Kabupaten Buru Selatan melalui pendekatan EAFM
(2025)Kabupaten Buru Selatan memiliki potensi perikanan yang tinggi, namun potensi tersebut dihadapkan oleh berbagai ancaman. Permasalahan utama dalam pengelolaan perikanan di Indonesia adalah belum tersedianya model evaluasi ... -
Keberlanjutan Pemanfaatan Perikanan Ekor Kuning (Caesio cuning Bloch, 1791) di Perairan Karimunjawa
(2019)Ikan ekor kuning (Caesio cuning) merupakan ikan asosiasi karang yang memiliki nilai ekonomis tinggi di Karimunjawa. Tingginya tekanan penangkapan ikan ekor kuning di Karimunjawa menyebabkan ikan yang tertangkap masih ... -
Keberlanjutan perikanan tuna skala kecil yang berbasis di Pelabuhan Pondokdadap Kabupaten Malang
(2017)Ikan tuna memiliki nilai ekonomis penting dan tersebar hampir di seluruh wilayah di perairan Indonesia. Nilai ekonomis yang dimiliki ikan tuna menjadikannya sebagai salah satu komuditi utama dari subsektor perikanan nasional ... -
Model Pemanfaatan Ikan Tuna Di Nusa Tenggara Secara Berkelanjutan
(2017)Wilayah Nusa Tenggara terdiri dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dimana kedua provinsi tersebut diapit oleh perairan dibagian selatan dan utara yang merupakan lokasi ruaya ... -
Pendekatan Ekosistem (EAFM) untuk Keberlanjutan Perikanan Tongkol yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aceh.
(2019)Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo merupakan pelabuhan terbesar sebagai sentra perikanan di Provinsi Aceh dengan karakteristik hasil tangkapan yang beragam, salah satunya ikan tongkol. Terdapat 5 permasalahan utama ... -
Pengelolaan Daerah Penangkapan Gurita (Octopus cyanea) Secara Keberlanjutan di Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah.
(2018)Kabupaten Banggai Laut merupakan salah satu daerah penghasil gurita di Indonesia. Namun pengelolaan terhadap sumberdaya gurita belum dilakukan dengan baik. Data dan informasi terkait dengan gurita masih sangat terbatas. ... -
Pengelolaan Perikanan Cumi-Cumi (Uroteuthis spp.) Skala Kecil dengan Pendekatan Ekosistem: Studi Kasus Perairan Pesisir Medan, Provinsi Sumatera Utara
(2023-06-09)Secara geografis, perairan laut sekitar Medan merupakan bagian dari Wilayah Pengelolaan Perikanan Indonesia (WPP 571) dan merupakan daerah penangkapan perikanan cumi-cumi (Uroteuthis spp.) skala kecil. Informasi mengenai ... -
Pengelolaan Perikanan Hiu Tikus (Alopias pelagicus) dengan Pendekatan Ekosistem yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Aceh
(2022)INDA MARDHATILLAH. Pengelolaan Perikanan Hiu Tikus (Alopias pelagicus) dengan Pendekatan Ekosistem yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Aceh. Dibimbing oleh AM AZBAS TAURUSMAN dan MUHAMMAD FEDI ALFIADI ... -
Pengelolaan Perikanan Karang dengan Pendekatan Ekosistem di Kawasan Konservasi (Kasus: Taman Nasional Karimunjawa)
(2016)Pada tahun 2001, FAO mengenalkan EAF (ecosystem approach to fisheries) sebagai penyempurnaan terhadap pendekatan pengelolaan perikanan sebelumnya. Tekanan penangkapan pada perikanan karang menuntut pengelolaan yang ... -
Pengelolaan Perikanan Pelagis Kecil dengan Pendekatan Ekosistem di Selat Ombai, Wilayah Perbatasan Republik ndonesia (R) dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
(2021)Sumberdaya ikan pelagis kecil di Selat Ombai bermigrasi lintas batas (transboundary resources) dan menjadikannya stok bersama (shared stock) ndonesia dan Timor Leste. Selama ini stok tersebut telah dimanfaatkan secara ... -
Pengelolaan Perikanan Rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) dengan Pendekatan Ekosistem
(2020)Rajungan merupakan salah satu komoditas utama perikanan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Data produksi tertinggi mencapai 2041.8 ton pada tahun 2017. Produksi rajungan tersebut berasal dari kegiatan penangkapan rajungan ... -
Pengelolaan Perikanan Rajungan (Portunus Pelagicus Linnaeus, 1758) Dengan Pendekatan Ekosistem (Studi Kasus : Perairan Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah)
(2016)Rajungan termasuk kelompok kepiting (Portunidae), yang banyak diperdagangkan dan merupakan salah satu komponen perikanan skala kecil bernilai tinggi banyak negara di daerah tropis. Volume produksi rajungan tangkapan ... -
Pengelolaan Perikanan Tuna Neritik Dengan Pendekatan Ekosistem (Studi Kasus: Perairan Teluk Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat)
(2017)Tuna neritik merupakan spesies like tuna yang terutama dominan tertangkap oleh perikanan pantai (Coastal Fisheries), termasuk small scale fisheries dan perikanan artisanal. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan ... -
Pengelolaan Sumber Daya Ikan Kerapu secara Terpadu dengan Pendekatan Ekosistem di Perairan Kepulauan Spermonde Kota Makassar
(2015)Banyaknya aktivitas penangkapan ikan kerapu di perairan sekitar pulaupulau kota Makassar telah membawa pada pola pemanfaatan yang saling berkompetisi sehingga sangat memungkinkan terjadinya upaya tangkap berlebih. Beberapa ... -
Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Demersal di Pesisir Kabupaten Kaimana
(2025)Penurunan perikanan demersal bernilai ekonomi tinggi di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, memerlukan pendekatan pengelolaan terpadu. Penelitian ini menjawab kesenjangan tersebut dengan menggunakan kerangka kerja Pendekatan ... -
Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Layur (Trichiurus lepturus Linnaeus, 1758) di Perairan Teluk Palabuhanratu dengan Pendekatan Ekosistem.
(2019)Ikan layur memiliki nilai ekonomis penting dan tersebar hampir di seluruh wilayah di perairan Indonesia. Kegiatan pemanfaatan sumber daya layur telah memberikan kontribusi yang besar bagi sektor perikanan di Indonesia. ... -
Penilaian Pengelolaan Perikanan Udang Berdasarkan Domain Teknik Penangkapan Ikan Ecosystem Approach to Fisheries Management
(2017)Pendekatan ekosistem dalam pengelolaan perikanan atau Ecosystem Appraoch to Fisheries Management (EAFM) adalah sebuah konsep bagaimana menyeimbangkan dimensi-dimensi pengelolaan melalui pendekatan yang terintegrasi dan ... -
Penilaian Perikanan Lobster dengan Pendekatan Ekosistem di Teluk Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat
(2017)Lobster merupakan salah satu komoditas perikanan yang masuk dalam kategori potensial dan ekonomis penting. Pada perikanan Palabuhanratu, harga lobster bisa mencapai Rp. 600.000 per kg. Ecosystem approach to fishery management ... -
Sosial Ekonomi Pengelolaan Perikanan Cumi-cumi dengan Pendekatan Ekosistem yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan Cirebon
(2025)Keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya ikan mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi nelayan. Permasalahan sosial dan ekonomi nelayan cumi-cumi di Cirebon yakni terbatasnya partisipasi stakeholders terkait pengelolaan perikanan ...

