View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penentuan Tekanan Kerja Minimum Penyimpanan Biogas yang Layak Berdasarkan Kajian Tekno-Ekonomi

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.20Mb)
      Date
      2018
      Author
      Siregar, Wahyu Setiadi
      Tambunan, Armansyah Halomoan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyimpanan biogas memerlukan banyak ruang. Oleh karena itu, penyimpanan biogas dapat lebih efisien dengan cara pemurnian dan pengkompresian. Pemurnian dan pengkompresian akan menambah biaya produksi biogas, sehingga dibutuhkan analisis tekno-ekonomi. Penelitian ini bertujuan melakukan kajian tekno-ekonomi penyimpanan biogas bertekanan dan menganalisis tekanan kerja minimum penyimpanan biogas yang layak secara finansial. Biogas yang ditekan dibagi dua yaitu biogas tanpa pemurnian (A) dan biogas dengan pemurnian (B). Kriteria-kriteria yang digunakan dalam analisis kelayakan finansial meliputi net present value, internal rate of return, net benefit cost ratio, break even point, dan payback period. Mesin pemurnian dan kompresi biogas yang dianalisis membutuhkan biaya investasi yang cukup besar yaitu Rp 189,719,778 sehingga tidak layak apabila produksi biogas yang ada hanya sedikit. Berdasarkan analisis kelayakan finansial yang dilakukan pada volume produksi 500 tabung/hari, agar layak secara finansial dibutuhkan tekanan kerja minimum 19 bar, produksi biogas 82.13 m3 per hari dengan empat unit digester, dan jumlah sapi yang dibutuhkan 71 ekor untuk metode A. Pada metode B dibutuhkan tekanan kerja minimum 14 bar dan produksi biogas 80.69 m3 per hari dengan empat unit digester, dan jumlah sapi yang dibutuhkan 70 ekor. Metode B (penekanan dengan pemurnian) lebih baik dibandingkan metode A (penekanan tanpa pemurnian) karena menghasilkan keuntungan yang lebih besar dan tekanan kerja minimum yang lebih rendah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94381
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4356]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository