View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Perencanaan Ulang Tata Letak Industri Pengolahan Gula Merah Tebu di Desa Cranggang, Kabupaten Kudus

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (22.94Mb)
      Date
      2018
      Author
      Rahmayanti, Fahmi
      Nugroho, Lilik Pujantoro Eko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Industri gula merah tebu di Desa Cranggang, Kabupaten Kudus adalah salah satu usaha kecil dan menengah yang sedang berkembang. Namun, industri kecil dan menengah tersebut kurang memperhatikan kebersihan lingkungan kerja saat melakukan proses produksi salah satunya tata letak produksi. Sehingga industri gula merah tebu memerlukan penilaian serta pembinaan keamanan pangan sesuai dengan standar Good Manufacturing Practices (GMP). Selain itu juga diperlukan perencanaan tata letak fasilitas pabrik untuk mengatasi kendala tata letak pabrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan GMP serta melakukan perencanaan ulang tata letak fasilitas industri pengolahan gula merah tebu di Desa Cranggang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil evaluasi penerapan GMP pada industri gula merah tebu milik Bapak Ramidi memiliki nilai total penerapan GMP yang didapat sebesar 248 poin menghasilkan kesesuaian GMP adalah sebesar 53,2%. Sementara pada industri gula merah tebu milik Bapak Kurdianto memiliki nilai total penerapan GMP sebesar 323 poin menghasilkan kesesuaian GMP adalah sebesar 28,5%. Evaluasi ini, menunjukkan bahwa kedua pabrik tesebut sangat kurang memenuhi kriteria GMP. Setelah dilakukannya perancangan ulang tata letak pabrik pada industri gula merah tebu di Desa Cranggang, panjang lintasan aliran material pada industri gula merah tebu milik Bapak Ramidi adalah sebesar 27,8 meter dan yang sebelumnya adalah sebesar 35,52 meter. Panjang lintasan aliran material setelah perancangan ulang menjadi lebih pendek, sedangkan pada industri gula merah tebu milik Bapak Kurdianto menjadi lebih panjang. Namun untuk merancang ulang tata letak pabrik supaya menjadi lebih baik, efektif, dan terhindar dari kontaminasi silang, maka perancangan tata letak perlu memperhatikan penerapan Good Manufacturing Practices meskipun panjang lintasan aliran materialnya menjadi bertambah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92987
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4356]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository