Production of Molded Pulp Tray from Pineapple Leaf Fiber (PALF) Sheet Immersed with Chitosan as Potential Food Packaging Materials.
View/ Open
Date
2018Author
Aziz, M. Arfanul
Muchtadi, Tien Ruspriatin
Tongdeesoontorn, Wirongrong
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengembangan bahan kemasan terbarukan dan ramah lingkungan serta
memiliki karakter yang baik semakin meningkat. Kitosan dapat dijadikan alternatif
sebagai barrier dalam bahan kemasan. Penelitian pendahuluan menunjukkan
perlakuan anthraquinon dapat meningkatkan rendemen ekstraksi serat selulosa
sampai 35%. Kandungan alfa-selulosa pada unbleached-PALF MPT
(81.19±3.80%) dan bleached-PALF MPT (83.97±1.32%) tidak berbeda signifikan
(p>0.05). Unbleached-PALF MPT mempunyai karakter mekanis yang lebih baik
dibandingkan bleached-PALF MPT sehingga unbleached-PALF MPT dipakai
sebagai formula untuk dikombinasikan dengan kitosan. Proses karakterisasi
dilakukan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi kitosan (2, 4 dan 6 %w/v) pada
karakter produk kemasan akhir MPT dan komersial. Pengukuran warna
menunjukkan peningkatan nilai L* dan b* seiring meningkatnya konsentrasi
kitosan. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya kecerahan dan warna
kekuningan pada produk akhir kemasan. Dibandingkan dengan MPT komersial,
penggunaan kitosan dapat menghasilkan karakter water wetting time (WWT), kuat
tarik dan kelenturan serta moisture absorption yang lebih baik. Selain itu, spektrum
FTIR-ATR menunjukkan pergeseran pita OH dari 3332 ke 3349 cm-1 karena
interaksi gugus hidroksil dari PALF dengan gugus amin dari kitosan. Berdasarkan
analisis dengan SEM, terlihat secara jelas mikrostuktur permukaan Kitosan-PALF
MPT 4% dan 6% yang tertutup oleh lapisan kitosan sehingga mencegah paparan
langsung serat selulosa. Diameter serat unbleached-PALF MPT berada pada
rentang 3-4 μm, sedangkan setelah proses bleaching diameter serat meningkat
menjadi 4.5-5.5 μm karena terjadi pembengkakan serat. Semua karakteristik
tersebut mengindikasikan kitosan-PALF MPT dapat menjadi pilihan yang tepat
sebagai bahan kemasan pangan.
