View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Profil Senyawa Bioaktif dan Kapasitas Antioksidan Bubuk Kakao Indonesia.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.76Mb)
      Date
      2018
      Author
      Ulvia, Besty Rizka
      Andarwulan, Nuri
      Hunaefi, Dase
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bubuk kakao merupakan produk turunan kakao yang dihasilkan dari penghancuran dan penghalusan kakao keik. Senyawa bioaktif pada bubuk kakao yang banyak ditemukan yaitu senyawa polifenol dan metilxantin yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui profil senyawa bioaktif dan kapasitas antioksidan bubuk kakao Indonesia. Profil senyawa bioaktif ditentukan menggunakan intrumen HPLC-UV dan kapasitas antioksidan ditentukan menggunakan metode DPPH dan FRAP. Penentuan total fenol bubuk kakao menggunakan metode Folin-Ciocalteau. Kandungan total fenol bubuk kakao Indonesia memiliki rentang 14.80 – 79.93 mg (GAE/g). Kapasitas antioksidan metode DPPH memiliki rentang nilai 91.67 – 362.24 (μmol TE/g) dan metode FRAP memiliki rentang nilai 249.16 – 1000.95 (μmol Fe2+/g). Profil senyawa bioaktif bubuk kakao menggunakan HPLC-UV memberikan data kandungan teobromin, kafein, (+)-katekin, (-)-epikatekin berturut-turut 1.89 – 3.08 (mg/g); 0.12 – 0.46 (mg/g); 0.04 – 1.10 (mg/g); 0.04 – 4.68 (mg/g). Uji analisis Pearson menunjukkan bahwa total fenol memiliki korelasi yang kuat dengan kapasitas antioksidan DPPH (R2 = 0.99) maupun FRAP (R2 = 0.97). Semakin besar total fenol yang ada pada bubuk kakao semakin besar kapasitas antioksidannya. Analisis PCA membagi sampel berdasarkan kemiripan karakteristik kimia yang dimiliki. Kuadran kanan pada analisis PCA menggambarkan kemiripan kandungan teobromin, (-)-epikatekin, kafein, warna, dan kadar lemak yang tinggi. Kuadran kiri menggambarkan kemiripan pH dan kandungan (+)-katekin yang lebih tinggi pada bubuk kakao Indonesia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92781
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4356]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository