View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan Dan Penghambatan Enzim Alfa Glukosidase Temu Mangga (Curcuma Mangga)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.57Mb)
      Date
      2016
      Author
      Gumilang, Dewantari Putri
      Yuliana, Nancy Dewi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Temu mangga (Curcuma mangga) merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun sebagai obat tradisional oleh masyarakat Indonesia. Temu mangga dinyatakan memiliki berbagai komponen bioaktif yang berkontribusi pada aktivitas biologisnya seperti antioksidan, dan potensinya sebagai inhibitor enzim alfa glukosidase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pengeringan dengan tiga metode yang berbeda (pengeringan dengan freeze drier, oven, dan sinar matahari) terhadap aktivitas antioksidan, aktivitas penghambatan enzim alfa glukosidase dan komponen fenolik dari ekstrak temu mangga. Hasil penelitian menunjukkan total fenol temu mangga memiliki peningkatan secara signifikan (p<0.05) setelah mengalami proses pengeringan. Total fenol tertinggi dimiliki oleh ekstrak dengan pengeringan sinar matahari yaitu sebesar 108.60 μg GAE/mg ekstrak, sedangkan total flavonoid tertinggi dimiliki oleh ekstrak pengeringan beku yaitu sebesar 54.15 μg QE/mg ekstrak. Aktivitas antioksidan dan penghambatan enzim alfa glukosidase juga mengalami peningkatan secara signifikan (p<0.05) pada ekstrak temu mangga yang telah mengalami proses pengeringan dibandingkan dengan ekstrak temu mangga segar. Aktivitas antioksidan tertinggi dimiliki oleh ekstrak dengan pengeringan oven dengan IC50 sebesar 166.24 μg/mL ekstrak. Aktivitas penghambatan enzim alfa glukosidase tertinggi juga dimiliki oleh ekstrak dengan pengeringan oven dengan persen penghambatan sebesar 93.24%. Hasil uji statistika Pearson Correlation menunjukkan korelasi yang lemah antara total fenol, total flavonoid, aktivitas antioksidan, dan aktivitas penghambatan alfa glukosidase pada ekstrak temu mangga segar maupun ekstrak temu mangga yang telah dikeringkan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86671
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository