View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Lama Penyangraian Dan Pengukusan Terhadap Karakteristik Mutu Sereal Instan Sorgum (Sorghum Bicolor L. Moench) Tidak Disosoh

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.50Mb)
      Date
      2016
      Author
      Pratami, Diar Nuricha
      Sugiyono, Sugiyono
      Prangdimurti, Endang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Selama ini, sorgum di Indonesia banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan kurang dikonsumsi oleh masyarakat. Padahal sorgum memiliki nilai gizi yang tidak kalah dengan beras. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan dalam pengolahan sorgum dan kurangnya informasi tentang potensi sorgum. Oleh karena itu, perlu dikembangkan metode pengolahan sorgum yang dapat menghasilkan produk yang dapat diterima secara organoleptik tetapi juga tetap memberikan manfaat positif terhadap kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pengaruh penyangraian dan pengukusan terhadap karakteristik mutu sereal instan sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) tidak disosoh. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk mengetahui urutan proses yang tepat dan kisaran kondisi proses. Penelitian utama dilakukan untuk mengetahui pengaruh kondisi penyangraian dan pengukusan terhadap karakteristik produk akhir. Penyangraian dilakukan pada suhu 85 oC selama 10 dan 15 menit. Pengukusan dilakukan dengan tiga lama pengukusan yaitu 30, 40, dan 50 menit. Analisis produk akhir yang dilakukan yaitu uji proksimat, kadar serat pangan, kadar pati resisten, aktivitas antioksidan, kadar tanin, uji fisik, uji mikroba, dan uji organoleptik. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan urutan proses yang terbaik yaitu penyangraian, pengukusan, pemipihan, dan pengeringan. Berdasarkan uji organoleptik, kombinasi lama penyangraian selama 15 menit dan lama pengukusan selama 50 menit terpilih sebagai kombinasi terbaik. Proses penyangraian dan pengukusan memberikan pengaruh yang nyata terhadap karakteristik mutu warna pada produk pada taraf signifikansi 0.05. Namun, proses penyangraian dan pengukusan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kapasitas penyerapan air, kadar tanin, kadar pati resisten dan aktivitas antioksidan produk pada taraf signifikansi 0.05.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86668
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository