Sistem Penunjang Keputusan Manajemen Logistik Pada Agroindustri Berbahan Baku Karet (Studi Kasus Di Pt. Agronesia Divisi Inkaba).
View/ Open
Date
2015Author
Lubis, Kiki Amelia
Marimin
Darmawan, M. Arif
Metadata
Show full item recordAbstract
Pertumbuhan sektor industri karet di Indonesia belum tumbuh secara maksimal karena adanya permasalahan dalam bidang logistik, yang dapat dilihat dari nilai Logistic Performance Index (LPI) Indonesia pada tahun 2012 berada pada peringkat ke-59 dari 183 negara. Untuk mengatasi permasalahan dalam bidang logistik, dibutuhkan kemampuan untuk mengambil keputusan secara cepat, efektif, dan efisien dalam manajemen logistik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem penunjang keputusan berbasis web yang dapat memberikan keluaran sebagai solusi atas permasalahan-permasalahan logistik yang ada. Pendekatan yang digunakan untuk proses dan analisis data yaitu analisis ABC, AHP, dan simulasi Monte Carlo. Model penyelesaian dan data tersebut dikemas dan diimplementasikan dalam perangkat lunak sistem pengambilan keputusan. Hasil perhitungan AHP menunjukkan bahwa Tunggal Abadi terpilih sebagai pemasok bahan baku SIR 50, PT. Tanggamus sebagai pemasok SIR 20, dan PT. Hosana mandiri sebagai distributor. Hasil simulasi Monte Carlo menunjukkan bahwa rata-rata permintaan SIR 50 adalah 6 600,23 kg/bulan dan SIR 20 sebesar 4 828,17 kg/bulan. Perangkat lunak sistem pengambilan keputusan ini telah diverifikasi dan divalidasi mampu memberikan rekomendasi pengambilan keputusan bagi manajemen logistik.
