View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan Limbah Padat Nata de Coco untuk Produksi Bioetanol Menggunakan Zymomonas mobilis

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (694.0Kb)
      Date
      2014
      Author
      Puspitasari, Siti
      Romli, Muhammad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam proses hilir produksi nata de coco dihasilkan limbah produk berupa kulit ari, sisa potongan, dan yang tidak lolos sortasi berkisar 10% dari total produksi. Limbah tersebut mengandung selulosa yang dapat dimanfaatkan menjadi bioetanol sebagai energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan limbah nata de coco untuk produksi bioetanol. Praperlakuan bahan dilakukan dengan menghidrolisis nata de coco menggunakan enzim selulase. Proses fermentasi dilakukan dengan menggunakan Zymomonas mobilis pada suhu kamar selama 72 jam. Analisis produk dilakukan setiap 12 jam. Dalam penelitian ini dievaluasi pengaruh tingkat penggunaan konsentrasi inokulum Zymomonas mobilis, yaitu 10% dan 15% (v/v) dan pengaruh penambahan urea sebagai nutrisi. Hidrolisis dengan enzim selulase sebesar 30IU/g serat kasar menghasilkan hidrolisat sebesar 1.77 L/kg bahan dan meningkatkan gula pereduksi 0.08 g/L menjadi 6.8 g/L. Pemakaian 15% inokulum menghasilkan kadar etanol yang lebih tinggi yaitu 0.27% (v/v) dibandingkan dengan 10% inokulum yaitu 0.2% (v/v). Penambahan urea sebesar 2.9 g/L substrat meningkatkan kadar etanol dari 0.2% menjadi 0.25% pada tingkat 10% inokulum dan dari 0.27% menjadi 0.3% pada tingkat 15%. Kadar etanol tertinggi dihasilkan oleh inokulum 15% (v/v) dengan penambahan nutrisi dan yield (p/s) yang dihasilkan adalah 0.49±0.02 (g/g). Waktu optimum fermentasi adalah 48 jam dan kadar gula tersisa 22.4±0.8%. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan nilai R-C ratio sebesar 0.3.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72849
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4356]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository