Optimasi kecukupan panas melalui pengukuran distribusi dan penetrasi panas pada formulasi minuman sari buah pala (Myristica fragrans Houtt)
Abstract
Tanaman pala merupakan tanaman asli Indonesia, sudah terkenal sebagai tanaman rempah sejak abad ke-18. Sampai saat ini Indonesia merupaltan produsen pala terbesar di dunia (70.75%). Komoditas tersebut selama ini belum menjadi alternatif pangan bagi prod~~sedna n konsumen sehingga perlu diterapkan suatu bentulc teknologi tepat guna untuk mengubah ballan baku tersebut menjadi produk yang sangat diminati. Jenis pala yang dipakai yaitu Myristicn fingrans HOUTT karena pala ini mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi daripada jenis lainnya. Oleh karena itu, mengubahnya ke dalam bentuk yang lebih disukai merupakan cara yang hams diteliti. Salah satu penerapan teknologi untuk memanfatkan daging buah pala adalah dengan mengubahnya menjadi produk minuman sari buah. Sari buah merupakan bentuk lconsumsi yang sudah disukai Itonsumen, maka dalam penelitian ini daging buah pala akan dilakukan proses penentuan formulasi sari buah pala yang dapat diteri~nak onsumen dan proses lcecukupan panas (nilai pasteurisasi dan Fo) yang ditent~~lcabne rdasarkan pengukuran distribusi panas dan penetrasi pada produk tersebut.

