Teknologi Penyimpanan Rebung Betung (Dendro calamus asper) Segar dengan Pengendalian Atmosfer Termodifikasi
Abstract
Kebutuhan akan sayuran terus meningkat setiap tahun. Sejalan dengan peningkatan tersebut, maka dibutuhkan suatu teknologi penanganan pasca panen yang dapat mempertahankan mutu sayuran. Salah satu teknologi penyimpanan yang telah ada, yaitu penylmpanan dengan udara termodifikasi yang dikombinasikan dengan suhu rendah. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari penyimpanan rebung segar dengan udara termodifikasi, menentukan laju respiraSl rebung betung segar, menentukan konsentrasi 0 dan CO optimum untuk penyimpanan dan menentukan jenis film kemasan. Penelitian ini terbagi menjadi 2 bagian, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk mengetahui kadar proksimat dari rebung be tung segar. Penelitian utama terdiri dari 3 tahap, yaitu (1) pengukuran laju respirasi, (2) penentuan kadar 0: dan CO optimum dan (3) pemilihan jenis film kemasan. Hasil pengukuran laju respirasi memperlihatkan semakin tinggi sUhu, maka laju respirasi makin tinggi. Laju konsumsi o rebung betung segar pada suhu kamar, 5C dan 10C masingmasing 30.43 ml/kg.jam, 5.25 ml/kg.jam, dan 5.94 ml/kg.Jam. Sedangkan laju produksi CO rebung be tung segar pada suhu kamar, 5'C dan 10'C masing-masing 43.70 ml/kg.jam, 3.38 ml/kg. jam, dan 6.02 ml/kg. jam.

