View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan Abu Sekam Padi sebagai Bahan Pemucat Minyak Kelapa, Minyak Wijen dan Minyak Kelapa Sawit

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (4.234Mb)
      Abstract (215.0Kb)
      PostScript (322.5Kb)
      Cover (545.6Kb)
      Bab I (102.1Kb)
      Bab II (370.7Kb)
      Bab III (137.2Kb)
      Bab IV (1.898Mb)
      Bab V (104.6Kb)
      Daftar Pustaka (1.239Mb)
      Date
      1994
      Author
      Sacra, Fiametta
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Abu sekam padi clan arang aktif yang digunakan untuk memucatkan minyak kelapa memiliki kemampuan yang hampir sama dalam mengadsorpsi asam lemak bebas, peroksida serta produk degradasi lemak lainnya. Penggunaan heksana pada minyak wijen mengurangi kemampuan abu sekam padi dan arang aktif untuk mengadsorpsi produk-produk degradasi lemak. Penggunaan abu sekam padi dan arang aktif untuk memucatkan minyak wijen menimbulkan proses hidrolisis. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan bilangan penyabunan minyak kelapa (minyak awal 164.93 mg KOWg minyak, minyak yang dipucatkan dengan abu sekam padi 228.60 mg KOWg minyak dan minyak yang dipucatkan dengan arang aktif 225.85 mg KOWg minyak) dan peningkatan bilangan penyabunan minyak wijen (minyak awal 126.67 mg KOWg minyak, minyak yang dipucatkan dengan abu sekam padi 187.61 mg KOW g minyak dan minyak yang dipucatkan dengan arang aktif 224.63 mg KOWg minyak). Penggunaan abu sekam padi dan arang aktif untuk memucatkan minyak kelapa sawit tidak menyebabkan peningkatan proses hidrolisis, tetapi menyebabkan peningkatan proses oksidasi. Proses oksidasi yang ditimbulkan oleh abu sekam pa& lebih banyak danpada proses oksidasi yang ditimbulkan oleh arang aktif. Hal ini dapat dilihat dari perubahan nilai bilangan iod (minyak awal 55.21 g iod1100 g minyak, minyak yang dipucatkan dengan abu sekam padi dan arang aktif masingmasing 49.53 dan 49.44 g iod1100 g minyak). Abu sekam @ dan arang &if memiliki kemampuan yang hampir sama &am mengadsorpsi produk-produk degradasi lemak.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/38743
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository