Pengaruh Teknik Ekstraksi dan Waktu Panen Bunga Terhadap Rendemen dan Karakteristik Minyak Melati (Jasminum officinale).
Abstract
Produksi rata-rata melati gambir di Jawa Tengah pada tahun 2002 mencapai 1 761 995 kg dimana hanya 995 211 kg yang digunakan sebagai bahan bantu pembuatan teh wangi (Dinas Perkebunan, 2003). Hal ini menyebabkan tetjadinya kelebihan produksi terutama pada saat panen raya yaitu dari bulan Oktober hingga Januari. Sementara itu bunga melati gambir mempunyai potensi sebagai bahan baku pembuatan minyak atsiri. Minyak melati merupakan salah satu minyak atsiri yang sangat dibutuhkan oleh industri, diantaranya industri farmasi, kosmetika, dan parfum.

