View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Prediksi Tingkat Sangrai Kopi Robusta Berdasarkan Permodelan Hubungan Tingkat Kecerahan Dengan Suhu dan Waktu Penyangraian

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (461.9Kb)
      Fulltext (1.159Mb)
      Lampiran (1.080Mb)
      Date
      2025
      Author
      Hasan, Muhammad Ihtisyamul
      Herawati, Dian
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tantangan kopi Robusta untuk menjadi komoditas yang lebih unggul menjadi semakin berat karena adanya praktik trial-and-error untuk menentukan tingkat sangrai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengisi celah ilmiah tersebut dengan mengembangkan model matematika berbasis hubungan triadik antara kecerahan (L*), suhu, dan waktu sangrai untuk kopi Robusta. Analisis regresi dengan Multiple Linear Regression adalah metode yang sudah umum digunakan dalam pengembangan model prediktif. Dalam konteks roasting kopi Robusta, pendekatan ini memungkinkan kuantifikasi hubungan antara parameter proses (seperti suhu dan waktu) dengan karakteristik produk akhir (nilai L*). Hasil uji analisis warna menunjukkan bahwa nilai kecerahan (L*) kopi Lampung bervariasi antara 24,05 ± 1,17 hingga 35,95 ± 0,33, sedangkan untuk kopi Temanggung berkisar antara 27,31 ± 0,55 hingga 34,93 ± 0,23. Nilai hasil uji warna ini (L*) mengindikasikan bahwa tingkat sangrai kopi robusta jenis Lampung dan Temanggung termasuk ke dalam kategori tingkat sangrai medium hingga medium to dark. Prediktor signifikan pada 3 jenis model menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi nilai kecerahan (L*) pada kopi robusta adalah kadar air, suhu first crack, waktu first crack, dan waktu drop (p <0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa model Temanggung memiliki kinerja terbaik dengan R² antara 0,927, lebih tinggi dibandingkan model gabungan maupun model Lampung.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/164277
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository