Pengaruh Penambahan Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Tortila
Abstract
Pada dasarnya, penelitian ini bertujuan untuk membuat produk pangan olahan jagung yang memiliki nilai ekonomi dan gizi yang lebih tinggi dengan adanya penambahan biji kecipir ke dalam pembuatannya. Tortila mempakan produk olahan jagung yang sangat potensial untuk dikembangkan karena selain proses pembuatamlya sederhana, biaya yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Pada penelitian ini dicoba untuk menentukan penambahan biji kecipir maksimum dalam pembuatan tortila yang masih dapat diterima oleh masyarakat. Penelitian tahap pertama bertujuan untuk memperoleh formulasi tortila yang paling bisa diterima oleh panelis secara trial and error. Akhimya diperoleh fonnulasi tortila 0%, 10% dan 20% kecipir yang diujikan. Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan bahwa tortila 0% dan tortila 20% dengan lama pengeringan 4 jam mempakan tortila yang akan dilanjutkan pada penelitian tahap selanjutnya. Kedua tortila ini kemudian dianalisa densitas, kekerasan, wama, Kadar air, Kadar abu, Kadar lemak, Kadar protein dan Kadar karbohidrat.

