Pengaruh kondisi kedap udara karung yusup terhadap serangga hama gudang (Sitophilus sp. Tribolium castaneum Herbst, Rhizopertha dominica F.) pada komoditi gabah (Kruing, Bali dan IR-36)
Abstract
Serangga merupakan salah satu penyebab kerusakan bahan pangan yang disimpan. Untuk mengatasi kerusakan yang disebabkan oleh serangga, diperlukan suatu cara untuk mengendalikan pertumbuhan serangga hama gudang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kondisi kedap udara dari karung Yusup terhadap pertumbuhan serangga hama gudang pada komoditi gabah.
Tiga spesies serangga hama gudang yaitu Sitophilus sp. Tribolium castaneum dan Rhizopertha dominica diinfestasikan ke dalam tiga varietas gabah (Kruing, Bali dan IR-36), yang dikemas pada dua jenis kemasan yaitu karung Yusup dan karung tradisional.
Tingkat kematian serangga yang tinggi terjadi setelah penyimpana selama empat minggu dan tujuh minggu yang diduga akibat meningkatnya konsentrasi karbondioksida serta berkurangnya konsentrasi oksigen selama penyimpanan akibat respirasi yang dilakukan oleh gabah maupun oleh serangga sendiri. Pengamatan dibutuhkan lebih lanjut menunjukkan bahwa waktu yang untuk mencapai angka kematian 99,9% dari ketiga spesies serangga adalah 10 12 hari.
