View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Penambahan Bekatul Sebagai Sumber "Dietary Fiber" Terhdap Mutu Produk Ekstrusi Beras-Pisang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.07Mb)
      Date
      1985
      Author
      Roestopo, Andi
      Fardiaz, Dedi
      Ahza, Adil Basuki
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengolahan produk-produk pangan yang cepat dihidang- kan semakin berkembang. Searah dengan itu, akhir-akhir ini pengembangan pangan berserat tinggi meningkat kepopulerannya karena banyak alasan. Bekatul sebagai salah satu sumber "dietary fiber" yang tinggi, sampai saat ini belum dimanfaatkan untuk konsumsi manusia di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh penam- bahan bekatul sebagai sumber "dietary fiber", terhadap beberapa sifat fisikokimia produk ekstrusi beras-pisang. Bekatul yang ditambahkan berupa bekatul yang difiksasi dengan ekstrusi dan bekatul tanpa fiksasi masing-masing dengan taraf 0, 5, 10 dan 15 persen. Produk ekstrusi yang diteliti menggunakan bahan dasar utama beras (var. Cisadane) dan tiga jenis pisang (Uli, Siam dan Nangka) dengan rancangan percobaan faktorial tersarang berulangan dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiksasi bekatul dapat menghambat kenaikan asam lemak bebas bekatul selama dua bulan penyimpanan, yaitu dari 3.92% menjadi 4.70%. Selain itu, fiksasi bekatul dapat memperbaiki rasa produk ekstrusi beras-pisang, tetapi menurunkan kandungan hemiselulosa dari 3.47% menjadi 3.11% dan kandungan selulosa menurun dari 0.48% menjadi 0.44%. Penambahan bekatul sampai tingkat 15% dalam produk menyebabkan kadar abu naik dari 1.32% menjadi 2.40%, kadar lemak naik dari 0.23% menjadi 1.04%, kandungan hemiselulosa meningkat dari 2.12% menjadi 4.12%, kandungan selulosa meningkat dari 0.25% menjadi 0.65%; tetapi menurunkan pengembangan produk ekstrusi sebesa 31% 41%. Penambahan bekatul mengurangi kekentalan suspensi dingin tepung pro- duk, mempengaruhi rasa dan warna produk, tetapi tidak berpengaruh terhadap aroma dan kadar protein produk ekstrusi. Jenis pisang mempengaruhi hampir semua sifat fisikokimia yang diamati, kecuali aroma dan kadar lemak produk. Interaksi antara jenis pisang dan tingkat penambahan beka tul berpengaruh terhadap warna, rasa dan kandungan hemiselulosa produk. Rasa yang paling disukai panelis ialah produk ekstrusi beras-pisang Uli dengan penambahan bekatul yang difiksasi sebanyak 5 persen. Secara global produk ekstrusi beras-pisang yang di- hasilkan mengandung protein 9.5%, lemak 1%, karbohidrat/ pati 85%, kadar abu 2% dan "dietary fiber" antara 2 7%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149410
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository