View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Mempelajari pengaruh penambahan protein sel tunggal terhadap nilai gizi protein tepung beras berprotein tinggi secara "in vitro "

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.96Mb)
      Date
      1991
      Author
      Ripin
      Suhartono, Maggy T.
      Astawan, Made
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi nilai gizi protein tepung beras berprotein tinggi yang disuplementasi dengan protein sel tunggal secara in vivo. Protein sel tunggal adalah protein yang dihasilkan dari mikroba yang ditumbuhkan pada bermacam-macam substrat. Pembuatan tepung beras berprotein tinggi dilakukan dengan memanfaatkan teknologi enzim, yaitu enzim a-amilase. Komponen pati beras akan diuraikan oleh enzim tersebut, sehingga protein beras akan terkonsentrasi. Enzim yang digunakan dalam pembuatan tepung beras berprotein tinggi ini diperoleh dari kapang Aspergillus oryzae. Media yang digunakan adalah dedak dengan waktu fermentasi selama tiga hari. Enzim yang dihasilkan mempunyai aktifitas rata-rata a-amilase 24.12 unit/ml dan aktifitas amiloglukosidase 2.2 unit/ml. Tepung beras berprotein tinggi dilakukan dengan menambah enzim 300 unit a- amilase untuk 100 ml suspensi tepung beras 5% dan 2 ml larutan buffer sitrat 0.2 M pH 5.5. Waktu hidrolisis 80 menit pada suhu 60°C. Tepung beras berprotein tinggi yang dihasilkan mempunyai kadar protein 19%, lemak 1.57%, abu 0.77%, air 10.22%, serat 1.63% dan karbohidrat 68.44%. Protein sel tunggal yang dibuat dalam penelitian ini berasal dari khamir Sac- charomyces cerevisiae. Media yang digunakan untuk membuat protein sel tunggal tersebut adalah sirup beras yang merupakan hasil samping pembuatan tepung beras berprotein tinggi. Dari percobaan ini diketahui bahwa sumber nitrogen yang paling baik untuk ditambahkan adalah urea (jumlah massa sel kering yang diproduksinya selama 72 jam fermentasi adalah 150.8 mg/40 ml). Secara statistik nilai PER, NPR, NPR dan Nilai Biologis suplementasi 5% protein sel tunggal ke dalam tepung beras berprotein tinggi yang dilakukan dalam percobaan tidak memberikan perbedaan nyata terhadap tepung beras berprotein ting- gi. Namun demikian suplementasi ini dapat meningkatkan Daya Cerna tepung beras berprotein tinggi. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149403
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository