Mempelajari pengaruh umur kultur starter terhadap mutu yoghurt
Abstract
Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh kultur starter terhadap mutu yoghurt yang dihasilkan.
Kultur starter yoghurt disimpan selama 2 bulan pada suhu refrigerator dengan media susu skim steril. Pada setiap selang waktu 0.5 bulan, kultur starter tersebut digunakan untuk membuat yoghurt dari su su sapi murni. Yoghurt yang dihasilkan dianalisa dan dibandingkan hasilnya dengan yoghurt "Natural Set" produksi Pauls, Australia.
Kultur starter yang berumur 0.5 bulan, sudah mempengaruhi nilai pH dan total asam. Sedangkan pengaruhnya terhadap waktu inkubasi dan viskositas yoghurt baru terli- hat setelah berumur 1.0 bulan. Kultur starter yang ber- umur 2.0 bulan tidak mampu menfermentasi SUSU menjadi yoghurt.
Yoghurt yang dibuat dengan kultur starter yang berumur 0.0 dan 0.5 bulan mempunyai nilai penerimaan yang tinggi, sedangkan yoghurt yang dibuat dengan kultur starter yang berumur 1.0 dan 1.5 bulan mempunyai nilai penerimaan yang lebih rendah…
