View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perubahan fisiko kimia buah pisang raja bulu selama pematangan

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (23.52Mb)
      Date
      1989
      Author
      Phan Ju Lan
      Soekarto, Soewarno T.
      Santausa, Sassya
      Siswoputra, Laksmi D.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh sifat-sifat mutu dan perubahan pisang raja bulu selama dan sesudah pematangan, dan diharapkan dapat menjadi data dasar untuk pengembangan teknologi penanganan pisang segar selama pemasaran. Penelitian dilakukan dengan pengamatan lapang di Pasar Bogor, Ramayana, Gunung Batu, Kebon Jahe serta Pasar Parung, tempat pemasaran pisang serta konsumennya dan dilanjutkan dengan analisis laboratorium. Pisang raja yang dipasarkan di Bogor berasal dari Ciawi, Cicurug, Sukabumi, Ciomas, Cianjur, Leuwiliang dan Parung. Rantai pemasaran pisang raja dari petani sampai konsumen, memerlukan kehadiran pedagang perantara, karena petani pisang di Indonesia belum mengusahakan produksi dalam skala besar dan komersial. Konsumen pisang raja di Bogor dapat memperoleh pisang raja di 5 golongan pasar. Golongan I adalah pasar umum seperti Pasar Ramayana, Pasar Bogor, konsumennya masyarakat Bogor golongan menengah, bentuk komoditi berupa sisir yang sudah matang, sedang bentuk tandan matang dibeli oleh para pedagang. Golongan II pedagang di tepi jalan Suryakencana, Merdeka, konsumen- nya masyarakat Bogor golongan ekonomi menengah ke atas, bentuk komoditi sisir. Golongan III pedagang wisatawan, bentuk komoditi sisir. Golongan IV perdagangan di Super- market Hero dan Muria, untuk konsumen golongan atas yang mengutamakan mutu buah. Golongan V adalah pedagang keliling ke perumahan, bentuk komoditi berupa sisir. Tandan pisang raja bulu sekitar 25-50 cm. Dalam 1 tandan kecil berisi 4-6 sisir dengan berat 4-8 kg dan total buah 40-72 buah. Tandan besar berisi 7-12 sisir dengan berat 9-13 kg dan total buah 82-122 buah. Potongan bonggol sisir pisang raja bulu bulat lebih memperpanjang daya tahan buah, sedang potongan cakram daya tahan buah lebih singkat karena bekas luka potongan mudah terserang miroba…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143188
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository