View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pengeringan dengan alat pengering semprot dan drum terhadap aktivitas antirobotik bawang putih(Allium sativum) dan bawang merah(Aaalium cepa var.aggregatum)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.313Mb)
      Date
      1995
      Author
      Afrina, Riza
      Muchtadi, Dedy
      Wijaya, C.Henny
      Koawara, Sutrisno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bawang merupakan salah satu bumbu penyedap masakan yang biasa ditambahkan pada pembuatan masakan. Di samping digunakan sebagai bumbu, ternyata bawang juga mempunyai khasiat sebagai obat. Bawang dapat mencegah berbagai penyakit seperti coronary thrombosis, atherosclerosis dan platelet aggregation. Komponen yang berperan pada bawang dengan sifat antitrombotiknya adalah senyawa yang mengandung belerang. Mekanisme pembentukan senyawa belerang ini dipengaruhi oleh perlakuan selama pengolahan, maka perlu dicari metoda pengolahan yang tepat, sehingga menghasilkan produk yang dapat diterima dari segi rasa dan juga bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini mempelajari pengaruh alat pengering semprot dan pengering drum terhadap aktivitas antitrombotik bubuk bawang merah dan bawang putih yang dihasilkan. Keuntungan penggunaan alat pengering semprot ini adalah produk akan kering tanpa bersinggungan dengan logam panas, suhu produk relatif rendah walaupun pengeringan dilakukan pada suhu relatif tinggi. Proses pengeringan yang terjadi dengan ke- dua alat ini berlangsung sangat cepat karena permukaan bahan yang luas dan produk yang dihasilkan berupa bubuk, sehingga memudahkan dalam penanganan dan pengangkutan. Pembuatan bubuk bawang hanya dilakukan terhadap bawang merah dan bawang putih. Hal ini dilakukan karena dari penelitian yang telah dilakukan terhadap lima jenis bawang, yaitu bawang putih, bawang merah, bawang bombay, bawang bakung dan bawang kucai, ternyata aktivitas antitrombotik yang tertinggi terdapat pada bawang putih dan bawang merah. Bawang merah yang digunakan adalah bawang merah varietas Kupang, sedangkan bawang putih yang digunakan adalah bawang putih varietas Jawi. Pemilihan varietas bawang ini berdasarkan hasil analisis aktivitas antitrombotik yang telah dilakukan terhadap beberapa jenis varietas bawang dan kedua varietas bawang inilah yang mempunyai aktivitas antitrombotik yang tertinggi. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142868
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository