View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengujian petensi dan karakterisasi protease lambung ikan tuna(Thunnus obesus) sebagai pengganti rennet dalam pembuatan keju

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.503Mb)
      Date
      1994
      Author
      Hidayat, Aep Rahmat
      Daulay, Djundjung
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Industri keju di Indonesia masih sangat potensial untuk dikembangkan sebagai perluasan dari industri pengolahan susu. Tetapi dalam pengembangan tersebut terdapat kendala dalam hal penyediaan rennet anak sapi sebagai bahan penunjang utama untuk menggumpalkan susu. Lambung ikan tuna yang banyak dihasilkan dari hasil samping industri pembekuan ikan untuk ekspor merupakan sumber protease yang cukup potensial. Bila berhasil digunakan, selain akan menunjang industri pengolahan keju di Indonesia juga dapat memanfaatkan limbah ikan yang selama ini terbuang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya potensi dan karakteristik protease lambung tuna serta kelayakannya sebagai pengganti rennet dalam pembuatan keju. Protease lambung tuna (PLT) diekstrak dari ikan tuna jenis big eyes (Thunnus obesus) dengan menggunakan metode Green (1972). Karakteristik enzim diuji dengan melihat pengaruh penambahan kalsium terhadap subtrat, pH subtrat, temperatur subtrat dan pengenceran enzim terhadap waktu penggumpalan susu (modifikasi metode Brewer et al., 1984). Aktivitas enzim dilihat dengan menguji aktivitas penggumpalan susu menggunakan metode Shamsuzzaman dan Haard (1983) dan aktivitas proteolitik terhadap kasein dan hemoglobin dengan menggunakan metode Shamsuzzaman dan Haard (1983). Satu unit penggumpalan susu didefinisikan sebagai sejumlah enzim yang dapat menggumpalkan susu sebanyak 10 ml dalam waktu 100 detik (Berridge, 1945). Sedangkan satu unit aktivitas proteolitik didefi- nisikan sebagai sejumlah enzim yang dapat meningkatkan perubahan absorbansi sebesar 0,001 per menit pada panjang gelombang 280 nm (Anson, 1948). Perkiraan berat molekul enzim diuji menggunakan SDS-Polyacrylamide Gel Electrophoresis (modifikasi metode Cooper, 1977). Hasil pengujian terhadap PLT dibandingkan dengan hasil pengujian terhadap rennet anak sapi, pepsin babi dan rennilase (rennet Mucor miehei). ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142769
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository