View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Produksi kultur kering (Lactobacillus plantarum dan aplikasinya pada pengawetan ikan lemuru

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (20.18Mb)
      Date
      1996
      Author
      Tandriarto, Naviandhani
      Jenie, Betty Sri Laksmi
      Fardiaz, Srikandi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lactobacillus plantarum merupakan bakteri yang diketahui dapat menghambat pertumbuhan sejumlah bakteri perusak dan patogen pada bahan pangan. Aktivitas penghambatan ini disebabkan kemampuannya memproduksi sejumlah senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain seperti asam laktat dan hidrogen peroksida dan bakteriosin. Adanya kemampuan ini perlu dimanfaatkan untuk pe- ngawetan bahan pangan tanpa memfermentasinya. Untuk tujuan tersebut, perlu di- sediakan kultur yang lebih praktis dalam aplikasinya, yaitu dalam bentuk kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk memproduksi kultur kering L. plantarum menggunakan medium produksi yang mampu menghasilkan jumlah sel yang tinggi seperti ekstrak sawi serta memanfaatkan limbah tapioka (onggok) sebagai bahan pengikat yang dapat memberikan viabilitas bakteri yang tinggi setelah pengeringan. Kultur kering L. plantarum selanjutnya diaplikasikan pada pengawetan ikan lemuru. Penggunaan ekstrak sawi sebagai medium produksi dapat memberikan jumlah sel bakteri yang lebih tinggi daripada susu skim. Jumlah maksimum sel bakteri pada ek- strak sawi diperoleh setelah inkubasi selama 30 jam pada suhu 30°C, yaitu sebesar 1,5 x 10 koloni/ml medium. Pada susu skim 16%, jumlah bakteri maksimum yang diperoleh sebesar 5,3 x 10 koloni/ml medium setelah inkubasi selama 72 jam pada kondisi yang sama. Selama pertumbuhan sel dalam kedua media, terjadi penurunan pH sesuai dengan kenaikan total asam. Produksi kultur starter kering dilakukan dengan menggunakan oven vakum pada kondisi suhu 50°C selama 4 jam pada tekanan 29 inHg vakum. Bahan pengikat yang digunakan berupa tepung beras dan campuran tepung beras dan onggok dengan rasio...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142527
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository