Pemanfaatan Jerami Padi Untuk produksi Enzim Selulase Dari Aspegillus Niger L51/NRRL A-11, 246
View/ Open
Date
1987Author
Nisura, Eddy
Suhartono, Maggy T.
Irawadi, Tun Tedja
Metadata
Show full item recordAbstract
Aspergillus niger L51/NRRL A-11,264 ditumbuhkan pada medium jerami padi selama waktu inkubasi tertentu, kemudian dilakukan ekstraksi protein enzim yang dihasilkannya. Pengu- jian dilakukan terhadap aktivitas CMC-ase dan beta-glukosi- dase.
Perlakuan delignifikasi dengan larutan NaOH 4 persen, penambahan pepton 1.75 persen, laktosa 0.5 persen dan tween 80 sebesar 0.2 persen ternyata mampu meningkatan aktivitas enzim selulase yang dihasilkan.
Unit aktivitas beta-glukosidase tertinggi yang dihasil- kan adalah 4.4780 unit/ml filtrat biakan yang diperoleh dari fermentasi medium padat dan 0.7262 unit/ml filtrat biakan yang diperoleh dari fermentasi medium cair yang diberi perla- kuan delignifikasi, penambahan pepton 1.75 persen dan laktosa 0.5 persen serta tween 80 sebesar 0.2 persen, yang dicapai pada waktu inkubasi sembilan hari.
Unit aktivitas CMC-ase tertinggi yang dihasilkan adalah 2.4743 unit/ml filtrat biakan yang diperoleh dari fermentasi medium padat dan 0.4256 unit/ml filtrat biakan yang diper- oleh dari fermentasi medium cair, yang dicapai pada waktu inkubasi enam hari dengan perlakuan yang sama seperti di atas.
Aktivitas spesifik beta-glukosidase yang dihasilkan pada penelitian ini adalah 1.5313 unit/mg protein yang diperoleh dari fermentasi medium padat dan 1.3431 unit/mg protein yang diperoleh dari fermentasi medium cair. Sedangkan aktivitas spesifik CMC-ase adalah 1.017 unit/mg protein pada fermentasi medium padat dan 0.6307 unit/mg protein pada fermentasi medium cair.
Aktivitas spesifik beta-glukosidase dan CMC-ase yang di- hasilkan pada penelitian ini ternyata lebih baik dari aktivi- tas spesifik enzim NOVO (Celluclast 150 L), yaitu masing- masing 0.0277 unit/mg protein dan 0.3165 unit/mg protein….
