View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengeringan biji lada(Piper nigrum Linn) secara absorsi dengan kapur api(CaO)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.13Mb)
      Date
      1995
      Author
      Halim, Bellah
      Soekarto, Soewarno T.
      Nurtama, Budi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lada merupakan salah satu tanaman rempah terpenting yang memberikan devisa bagi Indonesia sebagai salah satu produsen utama Lada, khususnya lada putih dan lada hitam (Wahid et. al, 1989). Perkembangan pemasaran lada ekspor Indonesia pada beberapa tahun belakangan ini banyak mengalami "claim" atau penahanan dari FDA. Alasan penahanan antara lain adalah karena terdapatnya cemaran mikroorganisme, jamur, kotoran serangga dan kotoran tikus, tingginya kadar air dan penurunan kadar minyak atsiri yang dikandungnya. Pengeringan dengan sinar matahari seringkali mengha- silkan lada dengan mutu kadar air yang belum memenuhi syarat, sedangkan pengeringan dengan menggunakan mesin pengering dapat menurunkan mutu kandungan minyak atsirinya bila suhu pengeringan kurang terkontrol dengan baik. Upaya pengeringan secara absorpsi dengan kapur api diterapkan untuk memperbaiki kualitas lada kering yang dihasilkan terutama dalam memenuhi standar mutu kadar air dan mempertahankan mutu minyak atsiri yang dikandung biji lada. Manfaat penelitian ini ditujukan kepada petani lada dan para eksportir agar dapat memanfaatkan batu kapur sebagai salah satu alternatif bahan pengering lada dalam menghasilkan produk lada yang baik dan memenuhi kriteria ekspor. Laju pengeringan lada segar lebih besar daripada lada kering petani jika dikeringkan dengan metode absorpsi dan dengan metode oven. Penurunan kandungan minyak atsiri lada segar dan lada kering petani yang dikeringkan dengan metode absorpsi lebih rendah dibandingkan dengan metode oven dan perbedaan ini berbeda nyata. Laju pengeringan lada segar menggunakan metode ab- sorpsi dengan 2 rak pengering lebih cepat dibandingkan dengan 1 rak pengering. Penurunan kandungan minyak atsiri lada selama pengeringan berlangsung untuk kedua perlakuan ini tidak berbeda nyata.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141901
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository