View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pelapisan lilin berfungisida dan lam penyimpanan terhadap sifat fisiko kimia tomat(Lycopersicum esculentum Mill)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.905Mb)
      Date
      1995
      Author
      Maryam, Rina
      Haryadi, Yadi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Buah tomat merupakan produk hortikultura yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Buah tomat selain untuk konsumsi dalam negeri juga telah diekspor ke beberapa negara yaitu Singapura, Malasyia, Hongkong, dan Brunai. Oleh sebab itu untuk tujuan distribusi jauh atau penyimpanan lebih lama diperlukan pengetahuan tentang pengawetan segar buah tomat, salah satu caranya adalah dengan pelilinan. Beberapa keuntungan dari pelilinan adalah kematangan buah dapat ditunda, harganya murah dan teknik penerapannya mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelilinan dan penggunaan fungisida sebagai penghambat kerusakan buah tomat akibat kapang serta mempelajari perubahan sifat fisiko kimianya selama penyimpanan. Perlakuan yang diterapkan yaitu lama penyimpanan selama 0, 4, 8, 12, 16 dan 20 hari. Perlakuan yang kedua adalah tingkat konsentrasi emulsi lilin yang digunakan yaitu 9%, 10% dan 11 %. Parameter yang diamati adalah kekerasan, warna, kadar gula pereduksi, kadar vitamin C, total asam, laju respirasi dan karakteristik organoleptik dengan menggunakan uji hedonik yang meliputi warna, kesegaran, kekerasan dan warna. Pengamatan dilakukan terhadap tomat yang diberi perlakuan pelilinan maupun tomat yang tidak diberi perlakuan pelilinan (kontrol). Makin lama waktu penyimpanan maka kadar vitamin C, gula pereduksi dan warna tomat mengalami peningkatan. Kekerasan dan total asam mengalami penurunan dengan makin lamanya penyimpanan. Pelilinan dapat menghambat laju respirasi buah tomat selama penyimpanan, sehingga kematangan buah dapat dihambat. Pemberian Fungisida Benlate 50 dapat mereduksi jumlah kapang tomat menjadi 1/5000 kali dibanding kontrol pada awal penyimpanan. Nilai kesukaan terhadap warna, rasa, kesegaran dan kekerasan menunjukkan bahwa pelilinan 9% dan 10% lebih disukai dibandingkan dengan pelilinan 11%. Konsentrasi emulsi lilin yang paling baik untuk pelilinan buah tomat adalah 9% dan 10%, di mana pada konsentrasi tersebut buah tomat masih layak dikonsumsi sampai 16 hari penyimpanan. Sementara tomat tanpa pelilinan (kontrol) sudah tidak dapat diterima panelis setelah 12 hari penyimpanan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141876
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository