View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Khitosan sebagai bahan penjernih pada sari buah apel, belimbing dan melon

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (31.96Mb)
      Date
      1997
      Author
      Elyawati
      Manullang, Monang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Udang merupakan komoditi hasil perikanan dengan kebutuhan pasar dalam dan luar negeri terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada industri pengolahan udang baik ekspor maupun pemasaran lokal akan menghasilkan limbah kulit udang yang merupakan sumber polusi perairan apabila dibuang ke laut. Salah satu bentuk pemanfaatan limbah kulit udang ialah pengolahan menjadi khitosan. Khitosan dapat diolah dari kulit udang melalui 3 tahap proses yaitu demineralisasi, deproteinasi dan deasetilasi. Khitosan mempunyai banyak kegunaan dalam industri pangan maupun non pangan. Salah satu kegunaannya pada industri pangan ialah sebagai bahan penjernih pada sari buah. Untuk menghasilkan sari buah yang jernih maka komponen-komponen yang menyebabkan kekeruhan perlu diendapkan. Kompleks protein-tanin merupakan senyawa yang paling berpengaruh terhadap kekeruhan dan senyawa ini tersuspensi dalam sari buah dengan bantuan pektin yang bermuatan negatif sebagai koloid pelindung. Khitosan mempunyai muatan positif sehingga mampu mengendapkan pektin. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keefektifan khitosan sebagai bahan penjernih pada sari buah apel, belimbing dan melon serta menentukan konsentrasi optimum khitosan sebagai bahan penjernih pada sari buah tersebut. Khitosan sangat efektif sebagai bahan penjernih pada sari buah karena dengan konsentrasi yang rendah dapat mencapai kejernihan supernatan yang tinggi dengan cepat. Konsentrasi khitosan optimum untuk menjernihkan sari buah apel sebesar 125 ppm, sari buah belimbing sebesar 75 ppm dan sari buah melon sebesar 125 ppm. Penggunaan khitosan sebagai bahan penjernih pada sari buah tidak menyebabkan perubahan total padatan terlarut, akan tetapi menurunkan pH, menaikkan total asam, menurunkan viskositas, menurunkan kadar tanin, menurunkan kadar pektin dan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141653
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository