View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sifat antimikroba dari ekstrak daun sirih (Piper betle Linn,) terhadap beberapa bakteri patogen makanan

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (11.29Mb)
      Date
      1997
      Author
      Amami, Alif
      Suliantari
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bahan-bahan yang sering digunakan sebagai pengawet makanan biasanya berasal dari bahan kimia yang mempunyai efek samping bagi kesehatan manusia. Untuk mengatasi masalah ini sudah banyak digunakan bahan alami sebagai pengawet. Salah satu bahan alami yaitu daun sirih yang dapat bersifat bakterisidal dapat digunakan sebagai alternatif sebagai pengawet makanan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui ekstrak daun sirih sebagai dekontaminan bakteri patogen yang sering dijumpai mencemari bahan pangan seperti Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Bacillus cereus dan Salmonella typhimurium. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama dilakukan ekstraksi daun sirih dengan 4 perlakuan yaitu ekstraksi dingin tanpa sterilisasi, ekstraksi dingin dengan sterilisasi, ekstraksi panas (suhu 100°C) tanpa sterilisasi dan ekstraksi panas dengan sterilisasi. Hasil ekstraksi diuji aktivitas antimikrobanya dengan metode difusi sumur dengan bakteri uji E. coli dan S. typhimurium. Dari hasil uji ekstrak panas tanpa sterilisasi mempunyai areal penghambatan yang paling besar yaitu 2 mm baik terhadap E. coli maupun S. typhimurium, kemudian ekstrak panas dengan sterilisasi dengan areal penghambatan 1,9 mm untuk E. coli dan 1,95 mm untuk S. typhimurium. Ekstrak dingin dengan sterilisasi menghasilkan areal penghambatan 0,5 mm untuk E. coli dan 1,6 mm untuk S. typhimurium kemudian ekstrak dingin tanpa sterilisasi dengan areal penghambatan 0,2 mm untuk E. coli dan 0,55 mm untuk S. typhimurium.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141360
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository