View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ketahanan panas enzim protease dari Xanthomonas campestris pathovar glycines

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.495Mb)
      Date
      1997
      Author
      Dewi, Maria Catarina Triana
      Andjaya, C.C. Nurwitri
      Suhartono, Maggy T.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Protease termasuk enzim yang berperan besar dalam industri, terutama protease mikroba, sehingga banyak penelitian mengenai protease dilakukan, terutama mengenai ketahanan panasnya. Protease mikroba memegang peranan penting karena terbukti dapat diproduksi dengan lebih efisien. Xanthomonas campestris pv. glycines adalah salah satu bakteri patogen tanaman yang penting, yang selama ini digunakan dalam industri sebagai penghasil gum xanthan. Bakteri Gram negatif asli Indonesia yang dapat menghasilkan protease ekstraselular antara lain merupakan strain dari X. campestris pv. glycines, yaitu X. campestris pv. glycines IFL, YR32, YR60, YR64 dan YR69.. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strain dari X. campestris pv. glycines yang dapat menghasilkan protease dengan daya tahan panas yang baik serta untuk melihat pengaruh dari beberapa senyawa kimiawi, khususnya CaCl2, KCl dan Triton X-100, terhadap daya tahan panasnya. Pada tahap awal pengukuran aktivitasnya selama pemanasan pada suhu 50°C, 60°C dan 70°C menggunakan filtrat kasar enzim, dimana diperoleh hasil bahwa protease 1FL, YR32, YR60 dan YR64 ternyata mempunyai ketahanan panas yang baik. Selanjutnya pengukuran penambahan senyawa kimiawi (CaCl2, KCl dan Triton X-100) terhadap aktivitas protease dilakukan setelah filtrat kasar diendapkan dengan amonium sulfat untuk memperoleh data yang lebih akurat. Penambahan CaCl₂ ternyata kurang mempengaruhi ketahanan panas enzim protease pada suhu 50°C sehngga pengukuran pada suhu yang lebih tinggi tidak dilakukan. Penambahan KCI 15 mM juga tidak berpengaruh terhadap kestabilan aktivitas protease 1FL, YR32, YR60 selama pemanasan 60°C, sedangkan penambahan triton X-100 sebanyak 10% (v/v) ternyata dapat mempertahankan aktivitas proteolitiknya pada pemanasan 60°C dan 70°C sampai 24 jam. Hal ini menunjukkan potensi X. campestris pv. glycines, terutama X. campestris pv. glycines 1FL, sebagai penghasil protease tahan panas.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140494
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository