View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pembuatan cookies dari campuran tepung terigu dan maizana yang disuplementasi dengan tempe kedelai

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.073Mb)
      Date
      1997
      Author
      Dewayanti, Endang
      Muchtadi, Deddy
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Untuk memanfaatkan dan meningkatkan citra tempe, penggunaan tempe sebagai bahan suplementasi dalam pembuatan cookies merupakan salah satu alternatif. Namun rasa pahit yang terdapat dalam tempe merupakan kendala untuk menghasilkan cookies yang disukai. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk mengurangi atau menghilangkan rasa pahit tersebut agar dapat dihasilkan cookies yang disukai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan dan citra tempe kedelai dengan usaha mengurangi atau menghilangkan rasa pahit di dalamnya sehingga dapat disuplementasi ke dalam cookies. Penelitian ini dibagi dalam dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian lanjutan. penelitian pendahuluan, Dalam dilakukan penentuan metode penggilingan tempe, penentuan kondisi oven yaitu suhu dan waktu pemanggangan cookies yang tepat dan analisis komponen kimia tepung terigu dan tempe kedelai (setelah digiling dan di-blanching). Selanjutnya dalam penelitian utama dilakukan analisis komponen kimia dan uji organoleptik terhadap cookies yang dihasilkan. Analisis komponen kimia tersebut meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein kasar, kadar lemak kasar, kadar serat kasar dan kadar karbohidrat (selain serat kasar). Pada penelitian yang dilakukan, setelah tempe kedelai di-blanching dengan uap panas pada 100°C selama 10 menit, selanjutnya tempe digiling sampai halus (sebanyak lima kali). Tempe giling tersebut kemudian disuplementasikan ke dalam adonan cookies dengan jumlah 0, 5, 10 dan 15 persen. Dengan semakin meningkatnya suplementasi tempe (kira-kira mulai 25 persen), pembuatan adonan semakin sulit dilakukan karena adonan menjadi lengket. Selain itu bau tempe pada cookies yang dihasilkan juga semakin menyengat. Suhu pemanggangan yang digunakan yaitu 350°F atau 176.5°C selama 19 menit. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140484
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository