Telaah sifat alergenisitas protein udang putih (Penaeus marguensis) untuk produksi isolat alergen
View/ Open
Date
1998Author
Ispurwanto
Rahman, Ansori
Zakaria, Fransiska R.
Khatib, Alfi
Metadata
Show full item recordAbstract
Udang merupakan bahan pangan asal laut dengan kandungan gizi mayoritas berupa protein. Kandungan protein yang tinggi selain berpengaruh positif juga dapat menimbulkan pengaruh negatif, apabila mengkonsumsinya. Pengaruh negatif konsumsi udang adalah timbulnya reaksi alergi. Senyawa penyebab alergi disebut alergen, sementara alergen umumnya adalah protein.
Bagi para penderita alergi, diagnostik alergi terhadap udang memerlukan protein udang murni yang bersifat alergen. Protein alergen murni ini digunakan dalam uji alergi yang disebut uji kutanus.
Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui sifat alergenisitas protein udang putih, sehingga pada akhirnya dapat digunakan untuk mengisolasi protein alergen untuk keperluan diagnostik. Isolat yang diperoleh diujikan pada serum 3 orang subyek penderita alergi terhadap udang, yaitu subyek A, Tdan Y.
Ekstraksi terhadap protein sarkoplasma dan miofibrilar, dilakukan dengan
مرد
melarutkan diatas titik isoelektriknya, yaitu pada pH 7.5. Sebagai pelarut
digunakan buffer fosfat kekuatan ion 0.05 untuk ekstraksi protein sarkoplasma dan
KCl-buffer fosfat kekuatan ion 0.5 untuk protein miofibrilar. Protein yang
diperoleh merupakan protein dalam larutan buffer.
Pengukuran kadar protein dengan metode Bradford, baik sarkoplasma maupun miofibrilar menunjukkan bahwa kadar protein sarkoplasma dalam larutan ekstrak lebih tinggi (5.59 mg/ml) dibandingkan dengan protein miofibrilar (4.76
mg/ml). Berdasarkan hasil pengukuran kadar protein, rendemen yang akan dihasilkan adalah sebesar 10.6% pada protein sarkoplasma dan 9.05% adalah rendemen protein miofibrilar. Dari elektroforesis protein sarkoplasma maupun miofibrilar dapat diperoleh
11 pita protein. Protein sarkoplasma terdiri dari protein dengan kisaran berat molekul 17.8 KD - 74.9 KD dan protein miofibrilar dengani kisaran berat molekul 16 KD-81.1KD. ...
