View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Memepelajari pengaruh rasio glukosa dan lisin terhadap pembentukan komponen volatil, dan warna produk reaksi maillard

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (13.54Mb)
      Date
      1998
      Author
      Supriatna, Oyip
      Apriyantono, Anton
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh rasio gula dan asam amino terhadap pembentukan komponen volatil dan warna produk reaksi Maillard pada bahan pangan, dengan menggunakan sistem model reaksi Maillard antara L-lisin dengan D-glukosa. Identifikasi komponen volatil dilakukan dengan menggunakan GC-MS. Sementara itu, warna produk reaksi Maillard diukur dengan menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 420 nm dan warna coklat dijadikan sebagai parameter intensitas terjadinya reaksi Maillard. Reaksi antara D-glukosa dan L-lisin dilakukan pada suhu 120°C selama satu jam di dalam otoklaf. Jumlah mol D-glukosa yang direaksikan berbeda-beda yaitu 0,01 mol, 0,04 mol, 0,08 mol, 0,12 mol, 0,16 mol, dan 0,20 mol, sedangkan jumlah L-lisin tetap yaitu 0.01 mol dengan kadar air masing-masing 30% (v/b). Komponen volatil yang terbentuk diekstrak dengan menggunakan alat Likens-Nickerson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi Maillard antara asam amino (L-lisin) dan gula (D-glukosa) pada perbandingan 1:4 menghasilkan pembentukan warna coklat dengan intensitas tertinggi dan komponen volatil dengan jumlah terbanyak. Hal ini menunjukkan bahwa pada perbandingan 1:4 lisin merupakan faktor pembatas reaksi. Berdasarkan prinsip stoikiometri semestinya intensitas warna dan pembentukan komponen volatil pada perbandingan lisin dan glukosa mulai 1:8 sampai 1:20 relatif setara dengan perbandingan 1:4 apabila lisin merupakan faktor pembatasnya, akan tetapi dari hasil penelitian menunjukan intensitas warna dan pembentukan komponen volatil yang relatif menurun mulai perbandingan 1:8. Oleh karena itu pembentukan warna coklat dan pembentukan komponen volatil nampaknya dipengaruhi faktor lain yaitu viskositas campuran. Dari hasil pengamatan secara visual dengan semakin banyak glukosa yang ditambahkan pada jumlah lisin yang tetap viskositas campuran semakin meningkat, sehingga diduga viskositas yang tinggi akan menghambat terjadinya reaksi Maillard.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139126
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository