Pengaruh lengkuas (alpinia galanga) terhadap daya simpan ikan kembung (rastrelliger sp.)
Abstract
Ikan kembung merupakan produk pangan yang mudah rusak. Selama penyimpanan sebagian besar kerusakan ikan disebabkan oleh aktivitas mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh lengkuas dalam menghambat kerusakan ikan kembung selama penyimpanan.
Penelitian ini dibagi atas 6 tahapan yaitu untuk mengetahui mutu kimiawi bubuk lengkuas, penentuan bentuk pemberian lengkuas yaitu bubuk 7,5 % dan ekstrak air 7,5% yang dikombinasikan dengan garam 5%, pengaruh suhu penyimpanan suhu 0 dan 4°C, perlakuan kombinasi antara garam 5% dengan konsentrasi bubuk lengkuas 2,5, 5 dan 7,5% dengan ikan yang ditambah garam 5 % sebagai kontrol dan pengaruh pemakaian berulang bubuk lengkuas. Pengamatan dilakukan terhadap total mikroba dan mutu organoleptik pada hari ke-1,3,5,7 dan 9. Selain itu juga dilakukan validasi hasil dengan pengamatan total mikroba, kadar air, pH, TVB dan mutu organoleptik pada waktu pengamatan yang sama dengan tahapan sebelumnya.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan lengkuas dapat memperlambat kerusakan ikan. Kombinasi bubuk lengkuas 2,5% dan garam 5% dapat mempertahankan kesegaran ikan sampai hari ke-7 dibandingkan kontrol yang hanya bertahan 5 hari pada suhu 4°C dengan pemakaian bubuk lengkuas sebanyak dua kali.
