View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan biji atung (Parinarium glaberimum Hassk) dan humektan untuk meningkatkan umur simpan pindang "Presto" ikan kembung

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (10.69Mb)
      Date
      1999
      Author
      Elfi
      Soewarno T.S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pindang adalah salah satu jenis pangan semi basah yang dapat langsung dimakan seperti ikan segar tanpa rehidrasi dan mempunyai a, cukup rendah sehingga stabil selama penyimpanan. Pindang "presto" merupakan modifikasi pemindangan yang dikenal masyarakat. Beda pindang "presto" dengan pindang biasa adalah pada proses pengukusan. Pengukusan pindang "presto" menggunakan suhu dan tekanan tinggi sehingga tulang dan kepala menjadi lunak dan dapat dimakan. Di Maluku, biji atung secara tradisional telah digunakan oleh nelayan setempat untuk mengawetkan ikan. Penelitian ekstrak biji atung sebagai antimikroba sudah dilakukan. Penelitian Adawiyah (1998) menunjukkan ekstraksi tunggal menggunakan pelarut etil asetat mempunyai aktivitas antimikroba yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penggunaan ekstrak biji atung dan humektan untuk meningkatkan umur simpan pindang "presto" ikan kembung. Penelitian terdiri dari 4 tahap yang diawali dengan (1) penentuan penambahan garam, (2) penentuan jenis humektan, (3) penentuan konsentrasi humektan terpilih dan (4) pemindangan menggunakan kombinasi ekstrak biji atung dan humektan terpilih. Dari hasil pengukuran kadar garam, pembaluran 3% garam pada ikan (w/w) yang sudah dibelah, diserap daging ikan sebesar 2,32% (w/w), sama dengan kadar garam yang terdapat dalam daging pindang bandeng "presto" merk "Super" sebesar 2,32 % (w/w). Pada penentuan jenis humektan, pindang "presto" dengan penambahan. propilen glikol terpilih dari 3 jenis humektan yang dicobakan yaitu, sorbitol, gliserol dan propilen glikol dengan konsentrasi masing-masing 10%. Dari pengamatan organoleptik, pindang "presto" dengan penambahan propilen glikol terpilih karena mampu memperpanjang umur simpan pindang "presto" dan membuat aroma pindang presto mirip ikan asin. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138645
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository