View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pencampuran split feeding terhadap kalor timbul dan ketahanan kikis dari vulkanisat telapak ban

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.095Mb)
      Date
      1998
      Author
      Lukmansyah, Aditya
      Panji, Chilwan
      Arizal, Ridha
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dewasa ini, pembangunan jalan bebas hambatan semakin banyak dilakukan. Jalan bebas hambatan memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Menurut data dari Jasa Marga, kecelakaan di jalan bebas hambatan yang disebabkan oleh ban pecah, menempati urutan teratas yaitu sebesar 62.6 persen. Pecahnya ban disebabkan oleh panas yang ditimbulkan ban (kalor timbul), akibat lenturan yang dialami ban, cukup tinggi. Panas yang tinggi ini menyebabkan kekuatan ban menjadi berkurang dan dalam keadaan yang lebih buruk dapat menyebabkan ban pecah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pencampuran terpisah (split feeding) terhadap kalor timbul dan ketahanan kikis vulkanisat telapak ban. Penelitian ini dilakukan dalam empat seri. Pada penelitian seri pertama dilihat pengaruh penambahan karet polikhloropren dan karet polibutadien sebagai karet terpisah terhadap parameter- parameter yang diamati. Pada penelitian seri kedua karet terpisah yang ditambahkan diganti dengan karet alam. Penelitian seri ketiga dilakukan dengan cara membandingkan penerapan sistem pencampuran split feeding pada kompon yang tidak mengandung karet polikhloropren dengan kompon yang mengandung karet polikhloropren terhadap kontrolnya masing-masing. Pada penelitian seri keempat karet terpisah yang ditambahkan, bertambah jumlahnya dari 25 phr menjadi hingga 45 phr. Pencampuran kompon karet dilakukan dengan cara split feeding. Pada kontrol, pencampuran kompon karetnya dilakukan dengan cara konvensional. Parameter-parameter yang diamati adalah tegangan putus, ketahanan sobek, kepegasan pantul, kalor timbul, bound rubber, ketahanan kikis dan kekerasan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138638
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4356]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository