Kajian daya insektisida ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum) dan ekstrak daun buah nona (Annona reticulata L.) terhadap serangga Sitophillus zeamais Motsch
Abstract
Sitophilus zeamais merupakan serangga pasca panen yang sangat merugikan karena banyak sekali bahan pangan dan pakan dalam gudang yang rusak akibat serangannya. Pola makan serangga ini bersifat polifag.
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari daya insektisida ekstrak bawang putih dan ekstrak daun buah nona terhadap perkembangan Sitophilus zeamais.
Metode penelitian yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap yaitu pembiakan serangga S. zeamais untuk memperoleh serangga uji yang berumur 7 - 15 hari. pembuatan tepung beras pecah kulit dan tepung bahan nabati, ekstraksi bahan nabati. pembuatan media oligidik (biji tiruan) dan pengujian daya insektisida bahan nabati. Konsentrasi ekstrak bawang putih yang ditambahkan adalah 0%; 1%; 2%; 3%; 4%; 5%; 6%; 7%; 8%; 9% dan 10% (v/b), sedangkan konsentrasi ekstrak daun buah nona adalah 0.00; 0.05: 0.10: 0.15: 0.20 dan 0.25% (v/b).
Pengujian daya insektisida nabati bawang putih dan daun buah nona terhadap perkembangan S. zeamais didasarkan lima parameter yaitu jumlah serangga turunan pertama (NF1), periode perkembangan (D), indeks perkembangan (ID). laju perkembangan intrinsik (Rm) dan kapasitas multipikasi mingguan (2.).
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak umbi bawang putih dan ekstrak daun buah nona mempunyai daya insektisida terhadap perkembangan S zeamais. Penambahan 7% (v/b) ekstrak umbi bawang putih dan 0.25% (v/b) ekstrak daun buah nona menyebabkan populasi turunan pertama S. zeamais sama dengan nol. Penambahan 1% (v/b) ekstrak umbi bawang putih dan 0.05% (v/b) ekstrak daun buah nona sudah memperlihatkan daya insektisida yang nyata. Dari kedua jenis bahan nabati yang diuji, ekstrak umbi bawang putih mempunyai daya insektisida yang lemah karena diperlukan konsentrasi yang tinggi yaitu sekitar 7% (v/b) untuk membuat populasi serangga S. zeamais turunan pertama sama dengan nol, sedangkan ekstrak daun buah nona mempunyai daya insektisida yang kuat dimana pada konsentrasi yang rendah yaitu sekitar (0.25% (v/b) sudah membuat populasi serangga S. zeamais turunan pertama sama dengan nol.
