View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh suhu dan waktu penggorengan hampa terhadap sifat fisik dan organoleptik keripik jambu biji (Psidium guajava L).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.423Mb)
      Date
      1999
      Author
      Fitriani, Indah
      Ahza, Adil Basuki
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan buah yang banyak dihasilkan di Indonesia (produksi pada tahun 1993 sebanyak 197.243 ton) dan merupakan komoditi yang mudah rusak. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu usaha agas produksi yang cukup besar itu dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh suhu dan waktu penggorengan jambu biji dengan menggunakan penggoreng hampa sehingga dihasilkan produk keripik yang memiliki sifat fisik dan organoleptik yang dapat diterima konsumen. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk mencari kisaran suhu dan waktu penggorengan serta berbagai kondisi pembuatan keripik (perlu tidaknya pemakaian sulfit, ketebalan irisan dan perlu tidaknya penghilangan biji). Pada tahap ini dicoba penggorengan dengan suhu 80 °C, 85 °C. 90 °C dan 95 °C dengan waktu berkisar 25 menit sampai 70 menit. Pada penelitian utama digunakan suhu 85 °C, 90 °C, dan 95 °C dan waktu penggorengan selama 30 menit, 40 menit, dan 50 menit. Pengamatan yang dilakukan meliputi kadar air produk, kadar lemak, kekerasan, warna, dan uji organoleptik. Rendemen rata-rata dari keripik jambu biji berkisar antara 19.76%-21.95%. Faktor suhu dan waktu penggorengan menyebabkan penurunan secara nyata (p<0.05) terhadap rendemen keripik jambu biji Kadar air rata-rata keripik jambu biji berkisar antara 101-7.6% (basis kering). Faktor suhu dan waktu serta mteraksı antara keduanya menurunkan kadar au keripik jambu biji secara nyata (p<0.05). Kadar lemak rata-rata keripik jambu biji berkisar antara 30.01%-49.09% (basis kering). Faktor suhu dan waktu serta interaksi antara keduanya berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap peningkatan nilai kadar lemak keripik jambu biji. Kekerasan rata-rata keripik jambu biji berkisar antara 1.22%-4.31 Kg/mm. Faktor suhu dan waktu penggorengan menurunkan nilai kekerasan keripik jambu biji secara nyata (p<0.05). Semakin rendah nilai kekerasan maka keripik yang dihasilkan semakin renyalı. Nilai kecerahan (L) rata-rata keripik jambu biji yang diperolah berkisar antara 64.42-74.75. Meningkatnya suhu dan waktu penggorengan menurunan nilai kecerahan (L) secara nyata (p<0.05). Nilai kemerahan (a) rata-rata yang diperoleh berkisar antara 0.03-1.87. Meningkatnya suhu dan waktu serta interaksi antara keduanya menaikkan miar kemerahan yang nyata (p<0.05) keripik jambu biji. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138479
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository