View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ekstraksi dan karakterisasi enzim proteolitik dari limbah ikan kakap merah (Lutjanus spp.)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.64Mb)
      Date
      1999
      Author
      Puspasari, Amaryllia
      Astamawan, Maade
      Peranginangin, Rosmawaty
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Enzim sebagai salah satu bentuk protein memiliki sifat yang spesifik. Spesifitas enzim sangat dipengaruhi oleh suhu, p i, waktu inkubasi, substrat dan senyawa-senyawa kimia lainnya Dalam penelitian ini, dilakukan karakterisasi terhadap enzim hasil isolasi limbah ikan kakap merah (Lutjanus spp.). Pada penelitian pendahuluan, enzim diekstrak dengan menggunakan 4 jenis butler. Keempat jenis buffer tersebut adalah buffer phospat, Tris HCI, K3PO4 dan aquades dengar. plt 7,8 dan konsentrasi 0,05 M. Dari hasil pengukuran aktivitas tripsin, didapatkan aktivitas enzim optimum pada enzim hasil ekstraksi buffer phospat. Karakterisasi enzim terhadap pH buffer menunjukkan bahwa enzim memiliki aktivitas tripsin optimum pada pH 8,5. Dimana pada pH tersebut ekstrak enzim dari lambung memiliki nilai aktivitas 3,25 unit/g/menit, ekstrak enzim intestinurn 3,24 unit/g/menit, dan ekstrak enzim pilorik kaeka 3,09 unit/g/menit. Aktivitas optimum ekstrak enzim tercapai pada suhu 45° C. Pada sampel lambung ditemukan adanya aktivitas enzim sebesar 4,20 unit/g/menit, sampel intestinum sebesar 6,18 unit/g/menit, dan sampel pilorik kaeka sebesar 7,20 unit/g/menit. Dalam pengukuran kestabilan enzim terhadap suhu, dilakukan pemanasan dengan selang waktu 5, 10, 15 dan 20 menit. Aktivitas enzim dari ekstrak ketiga sampel menunjukkan kestabilan pada selang waktu 5 sampai 10 menit. Pada selang waktu 15-20 menit aktivitas enzim mengalami penurunan. Pada penganiatan pengaruh ion logam terhadap aktivitas enzim, digunakan jenis ion logam Pb, Ba, Zn, Ca, Co², Ag², Mg2+, Hg, Fe, dan Mn². Penambahan ion Hg dan Mga pada akstrak enzim intesinum dan pilorik kaeka menyebabkan terjadinya penurunan aktivitas enzim. Sedangkan untuk ekstrak enzim lambung terdapat kecenderungan stabil pada kedua ion logam tersebut. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138471
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository