View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Mikroenkapsulasi minyak sawit kaya beta karoten dengan teknik penyerapan SiO2 dan orifice process

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.036Mb)
      Date
      2000
      Author
      Wardayanie, Ning Ima Arie
      Muchtadi, Tien R.
      Adawiyah, Dede R.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Produksi minyak sawit kasar yang dikenal dengan sebutan Crude Palm Oil (CPO) di Indonesia sangat tinggi, hingga mencapai 5,9 juta ton pada tahun 1999 (Pulungan et al., 2000). Di Indonesia penggunaannya terbatas untuk minyak makan saja. Minyak sawit kasar mempunyai nilai tambah karena mengandung komponen aktif seperti karotenoid, tokoferol, tokotrienol dan fitosterol. Pigmen karotenoid yang sebagian besar terdiri dari alpha, beta, gamma karoten dan likopen merupakan prekursor vitamin A yang diperlukan oleh tubuh. Namun Karotenoid sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan adanya cahaya sehingga diperlukan suatu upaya untuk menyelamatkannya. Mikroenkapsulasi minyak sawit merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan komponen beta karoten dari minyak sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk mikroenkapsulasi dari minyak sawit kaya beta karoten dengan teknik penyerapan SiO2, orifice process dan modifikasi orifice process dan mengetahui stabilitas karotenoid di dalam produk mikroenkapsulasi tersebut selama penyimpanan sehingga dapat digunakan sebagai suplai vitamin A. Mikroenkapsulasi adalah suatu proses penyalutan partikel-partikel suatu inti yang berbentuk padat, cair maupun gas dengan suatu bahan penyalut knusus yang membuat partikel-partikel inti mempunyai sifat fisika dan kimia yang dikehendaki (Syamsiah, 1996). Penelitian dilakukan dalam dua tahap, dalam penelitian pendahuluan dilakukan pemilihan minyak sawit yang mengandung total karotenoid tinggi dengan tingkat kerusakan yang rendah sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku proses mikroenkapsulasi. Minyak sawit yang dimurnikan dengan proses degumming dan netralisasi merupakan bahan baku pembuatan produk mikroenkapsulasi terpilih, yang mempunyai total karotenoid sebesar 308.98 ppm dengan kadar asam lemak bebas yang rendah yaitu 0.259%. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137845
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository